BMG: Angin Ribut Fenomena Biasa, Tapi Jangan Dianggap Enteng

BMG: Angin Ribut Fenomena Biasa, Tapi Jangan Dianggap Enteng

- detikNews
Rabu, 14 Nov 2007 14:35 WIB
Jakarta - Angin kencang yang menyertai hujan deras di Jakarta adalah fenomena biasa. Tanda-tanda cuaca seperti itu biasanya bisa dilihat dari kondisi awan."Kalau ada awan cumulus nimbus biasanya memang seperti ini (hujan deras disertai angin kencang)," kata Kepala Sub Bidang Informasi Meteorologi Publik BMG Achmad Zakir kepada detikcom, Rabu (14/11/2007).Kondisi cuaca seperti itu, menurut dia, bukan fenomena baru. Hanya saja sekarang masyarakat lebih melek bencana, sehingga lebih kritis terhadap kondisi alam yang terjadi."Jadi ini fenomena cuaca yang biasa, tapi tidak bisa dianggap enteng," katanya.Sekadar diketahui, awan cumulus nimbus yang menggumpal dan berwarna hitam merupakan penyebab hujan dan angin yang bisa berubah menjadi puting beliung. Jika berubah menjadi puting beliung, awan itu biasanya memanjang ke bawah.Awan ini punya radius sekitar 5 kilometer. Artinya, kalau ada awan cumulus nimbus yang berubah menjadi puting beliung, sasarannya boleh dibilang pada kisaran 5 kilometer. (umi/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads