42 Buruh Dirawat Gara-gara Keracunan Ransum Demo

42 Buruh Dirawat Gara-gara Keracunan Ransum Demo

- detikNews
Rabu, 14 Nov 2007 13:18 WIB
Jakarta - Sebanyak 42 buruh PT SAI Apparel Semarang terpaksa harus menjalani rawat inap, karena keracunan makanan usai demonstrasi menolak usulan UMK di balaikota. Para buruh tekstil itu dibawa ke RS Bayangkara pada Selasa (13/11/2007) malam. Hingga kini, mereka masih harus menjalani perawatan, karena tanda-tanda keracunan belum sepenuhnya hilang.Humas RS Bhayangkara Iptu Tutik Siswanti mengatakan, pihaknya menerima 86 pasien. Namun 44 orang di antaranya yang kondisi badannya membaik, diizinkan pulang. "Saat ini, tinggal 42 orang," kata dia di kantornya, Jalan Brigjen Sudiarto, Rabu (14/11/2007).Untuk memastikan penyebab keracunan, pihak RS telah mengambil sampel berupa urine, darah, dan faeces. Sampel itu akan diteliti laboratorium dan hasilnya akan diketahui tiga hari atau seminggu kemudian.Sementara seorang buruh, Partiwi (43) mengaku merasakan tanda-tanda keracunan pada Senin (12/11) petang. Namun dia cuek, karena menganggap keluhan itu disebabkan masuk angin."Esoknya atau Selasa siang, saat mulai bekerja saya mual dan muntah. Teman-teman juga merasakan gejala itu. Akhirnya kami dibawa ke rumah sakit," kata perempuan asal Tegalrejo, Mranggen, Demak yang masih tergolek di Ruang Anggrek RS Bhayangkara itu.Di RS, sejumlah keluarga buruh terlihat datang silih berganti. Sebagian lainnya menunggu di ruangan.Selain di RS Bhayangkara, para buruh yang keracunan juga dirawat di RSUD Ketileng, dan RS Pelita Anugrah Mranggen. Menurut informasi yang dihimpun, 6 orang dirawat di RSUD Ketileng dan 20 lainnya di RS Pelita Anugrah.Unjuk rasa menolak usulan UMK digelar Senin (12/11) siang. Aksi yang kedua kalinya itu diikuti ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN). Rencananya, aksi serupa juga akan dilakukan 19 November mendatang. (try/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads