SBY Minta Pemda Tambah APBD Kesehatan
Rabu, 14 Nov 2007 11:52 WIB
Jakarta - Presiden SBY meminta Pemerintah Daerah (Pemda) menambah alokasi anggaran kesehatan ke dalam APBD. Kepala daerah diminta turun langsung mendorong pembangunan kesehatan."Saya instruksikan kepada jajaran pemda, alokasi APBD di bidang kesehatan agar lebih mencukupi dan memadai," ujar SBY dalam pidatonya pada peringatan Hari Kesehatan Nasional di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (14/11/2007).SBY mengatakan, kunci pembangunan kesehatan dalam era desentralisasi berada di tangan pemda. Pemerintah pusat akan mendorong untuk memastikan pembangunan kesehatan berjalan dengan baik."Tingkatkan upaya pembangunan kesehatan. Jangan pasif. Pemimpin harus turun ke lapangan dan memastikan program kesehatan berjalan dengan baik," ujar SBY di hadapan sekitar 8.000 hadirin.Menurut SBY, pembangunan kesehatan telah menujukkan hasil positif. Angka kematian bayi turun dari 36 bayi per 1.000 kelahiran pada 2003 menjadi 32 bayi per 1.000 kelahiran pada 2005."Usia hidup meningkat dari 66,2 tahun pada 2004 menjadi 69,4 hampir 70 tahun pada 2006," terang SBY.SBY juga menjelaskan, pemerintah telah memberikan 76,4 juta asuransi kesehatan masyrakat miskin (askeskin). Askeskin ini diberikan kepada 37,1 juta rakyat miskin dan 39,3 rakyat setengah miskin."Mantapkan askeskin sehingga semakin luas dan efektif. Yang kaya harus memberi kesempatan. Yang miskin memdapat bantuan pemerintah agar tercipta keadilan," imbuh SBY.Dalam acara ini, SBY memberikan penghargaan Lencana Satria Bakti Husada kepada 13 individu yang dinilai berjasa dalam bidang kesehatan. Mereka antara lain Mendagri Mardiyanto, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi, Ketua Umum DPP Walubi Hartati Murdaya, dan Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad.7 Plakat Manggala Karya Bakti Husada juga diberikan SBY kepada antara lain Gus Solah serta 3 Piala Swasti Shaba untuk kota sehat yang diterima Kabupaten Gianyar, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Sumbawa Barat."Saya minta seluruh komponen masyarakat dilibatkan dalam pembangunan kesehatan. Keterlibatan pemimpin pesantren dan komunitas menunjukkan pembangunan kesehatan memperoleh hasil yang lebih baik," pungkas SBY.
(nik/sss)











































