TNI AU Janji Selidiki Insiden Latihan Menembak Paskhas

TNI AU Janji Selidiki Insiden Latihan Menembak Paskhas

- detikNews
Rabu, 14 Nov 2007 10:05 WIB
Bandung - TNI AU berjanji akan menyelidiki kasus insiden peluru nyasar dalam latihan menembak anggota Paskhas Lanud Sulaeman, Margahayu, Bandung. Insiden itu menyebabkan Imas Kurniati (41) nyaris tewas karena kepalanya terserempet peluru.Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Paskhas TNI AU Lanud Sulaeman Letkol AU Nairiza saat dihubungi detikcom melalui telepon, Rabu (14/11/2007)."Latihan menembak kemarin itu sudah sesuai prosedur. Kami tidak tahu kalau ternyata ada peluru yang recloset (memantul). Untuk itu kami akan mencari tahu penyebabnya mengapa bisa begitu," ujar Nairiza.Namun demikian, hingga kini belum ada anggota TNI AU yang diperiksa terkait insiden tersebut. Menurut Nairiza, penyelidikan yang dilakukan bukan untuk mencari siapa yang salah dan benar. Penyelidikan dilakukan hanya untuk mencari penyebab sehingga kejadian tersebut tidak terulang."Waktu latihan menembak kemarin itu ada perwiranya yang membimbing. Semua sudah sesuai prosedur. Insiden ini kecelakaan. Mengenai berapa anggota yang akan dimintai keterangan, tidak perlu diekspose. Kami akan mengambil langkah sesuai prosedur," tegasnya.Nairiza menegaskan, saat pihaknya memfokuskan diri pada penanganan korban luka. Termasuk juga sejumlah kerusakan akibat insiden itu."Komandan saya telah memerintahkan agar semua kerusakan yang ditimbulkan insiden kemarin ditanggung. Misalkan ada kaca rumah warga yang pecah atau genting yang bocor, semua kami ganti. Biaya pengobatan korban luka pun kami tanggung semua," kata Nairiza.Tidak hanya itu, Paskhas TNI AU Lanud Sulaeman juga akan melakukan pertemuan dengan warga. Dalam forum itu Paskhas TNI AU akan meminta maaf kepada warga. "Entah kami yang menemui mereka atau mereka yang kami undang. Kami tidak mau mereka menjadi was-was," tuturnya. (ern/djo)


Berita Terkait