Pangeran Arab Pesan Istana Terbang Airbus A380
Rabu, 14 Nov 2007 00:00 WIB
Jakarta - Sang pangeran selalu mempesona di setiap masa. Begitu juga dengan pangeran dari negeri minyak, Al Waleed Bin Talal. Selain kaya raya pemilik aset sekitar US$ 25 Milyar, Al Waleed juga senang membeli produk-produk terbaru. Bukan sepatu atau jam tangan berharga puluhan juta, melainkan pesawat terbang. Kali ini, keponakan Raja Arab tersebut mengkoleksi pesawat Airbus seri terbaru A380 yang dinamakan istana terbang. Ia langsung memesan pesawat seri dua lantai, agak berbeda dari pesawat komersial jenis serupa yang hanya satu lantai. Sebelumnya, ia telah mengkoleksi pesawat pribadi jenis Boeing 747-400."Ia pelanggan pertama kami versi VIP. Bulan lalu, Singapore Airlines telah mengoperasikan pesawat dengan empat mesin itu," kata Chief Operating Officer Airbus Customers, John Leahly, seperti disampaikan ke redaksi detikcom secara tertulis, Selasa (13/11/2007).Pesawat jet yang digunakan untuk keperluan perusahaannya, Kingdom Holding Company, benar-benar luks. Ukuran kabinnya sangat lega mencapai 551 meter persegi. Interiornya terbilang futuristik dan disain terkini.Terdapat tempat tidur yang nyaman untuk perjalanan jauh. Sementara ukuran kursi dibuat sedemikian rupa menyerupai kursi di kafe yang sangat nyaman. Dan untuk penerbangan komersil, bisa menampung hingga 800 penumpang."Flying Palace A380 memungkinkan pelanggan memesan pesawat dengan rancangan lebih leluasa, nyaman dan modern," imbuh John Leahly.Dengan kelebihan itu, berapa duit harus dirogoh oleh Al Waleed? Angka pastinya masih diraba-raba. Namun sebagai gambaran, untuk dapat merasakan pesawat supermewah tersebut, perlu merogok kocek hingga US$ 100.000 sekali terbang Singapura-Sydney. Benar-benar istana terbang.
(Ari/aba)











































