Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan LRT Velodrome-Manggarai tuntas pada Agustus mendatang. Jika pembangunan tuntas, LRT tersebut segera diresmikan.
"Bulan Agustus mudah-mudahan (LRT) dari Velodrome, Kelapa Gading sampai dengan Manggarai juga bisa diresmikan," kata Pramono di area CFD Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026).
Pramono berharap LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai menambah opsi transportasi umum di Jakarta. Menurut dia, warga akan semakin mudah berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau itu bisa diresmikan, maka konektivitas di Jakarta yang sekarang ini 93 persen pasti akan mengalami kenaikan," ujarnya.
Selain itu, Pramono menyebutkan peletakan batu pertama jembatan 'donat' di Dukuh Atas juga segera dilakukan. Dia mengatakan proyek itu akan menyambungkan berbagai moda transportasi umum.
"Karena kita juga segera memulai untuk groundbreaking di Dukuh Atas yang disebut dengan, sementara disebut dengan 'donat' lah. Tetapi intinya adalah bagaimana mengintegrasikan secara keseluruhan transportasi yang ada di Jakarta," ujarnya.
Sebelumnya, Pramono memutuskan perpanjangan LRT Jakarta difokuskan dari Manggarai menuju Dukuh Atas. Keputusan itu menambah panjang jalur sekitar 2 km untuk menuntaskan konektivitas lintas dari Velodrome hingga pusat kota.
Keputusan tersebut diambil setelah Pemprov DKI mempertimbangkan masukan, saran, hingga kemampuan fiskal daerah. Pramono menjelaskan trase LRT yang diperpanjang akan membuat jalur Velodrome-Manggarai-Dukuh Atas tersambung secara utuh.
"Jadi kemarin saya sudah memutuskan dalam rapat setelah mendapatkan masukan, saran, pertimbangan, dan juga kemampuan fiskal pemerintah DKI Jakarta, untuk LRT yang diputuskan adalah extension dari Manggarai sampai Dukuh Atas untuk menuntaskan satu jalur mulai dari Velodrome sampai Dukuh Atas," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/5).
Simak juga Video 'Pramono soal Rencana Perpanjang LRT dari Velodrome ke PIK':











































