Geng Sekolah untuk Hobi Main Game dan ke Museum
Selasa, 13 Nov 2007 18:33 WIB
Jakarta - Tak semua geng SMA identik dengan kekerasan, tawuran, maupun bullying. Ada juga geng yang dibentuk untuk menyalurkan hobi main game, bahkan ke museum.Ini seperti diceritakan Juli Prasetio Utomo yang kini menjadi IT Support FEUI Depok dan Peter Hamsja kepada detikcom melalui surat elektronik, Selasa (13/11/2007). Berikut penuturannya:Peter Hamsja:Dulu pas SMP saya punya geng yang kami namakan Ganklanstot. Geng ini bukan geng untuk jago-jagoan, melainkan geng main game. Jadi tiap pulang sekolah, kami pasti menuju ke tempat permainan game/ding dong.Setiap ada yang jago main game di lokasi, akan kita tantang. Jadi hampir tiap hari nama/inisial geng kami selalu terpampang di record teratas jenis permainan game/ding dong. Ada-ada aja emang, namanya juga anak baru gede.Juli Prasetio Utomo:SMA saya dulu bukan di Jakarta, tapi di Malang, tepatnya SMA 1 Malang. Setiap angkatan punya nama kelas, misalnya angkatan saya, sejak kelas 2 menamakan diri sebagai MAESTRO (Masyarakat Elit sasTRo budoyO), karena kami tergabung dalam jurusan A-4 (Bahasa & Budaya).Dari semua jurusan yang ada, hanya jurusan saya yang nyentrik, karena anggotanya cuma 11 orang (karena memang cuma 11 siswa di A-4). Kami juga membuat jaket angkatan yang masih tetap bagus sampai sekarang.Aktivitas tetapnya tidak ada, hanya waktu itu pernah berkunjung ke sebuah museum di Surabaya. Tapi sayangnya sekarang kebanyakan anggota MAESTRO sudah menyebar, tidak pernah lagi reuni.Ingin bernostalgia tentang geng sekolah? Atau sekadar diskusi? Silakan di detikForum.
(sss/ana)











































