Lion Akan Didik 300 Pilot, US$ 20 Juta Siap Digelontorkan
Selasa, 13 Nov 2007 17:20 WIB
Jakarta - Penggunaan 122 pesawat Boeing 737-900 ER membawa konsekuensi tersendiri bagi Lion Air. Kebutuhan pilotnya bakal terus bertambah. Lion pun berencana merekrut dan mendidik 300 pilot baru di tahun 2008 nanti.Tidak tanggung-tanggung, Lion siap menggelontorkan dana 20 juta dolar AS. Perkiraannya setiap calon pilot membutuhkan dana 40-50 ribu dolar AS.Selain dari kocek sendiri, sebagian dana itu akan dibiayai bank swasta nasional."Tahun 2008, kita akan terima pilot lulusan SMA. Kita didik selama 14 bulan sampai bar satu, jadi sudah bisa langsung duduk di cockpit," ujar PR Manager Lion Air, Hasyim Arsal Al Habsy, kepada wartawan di kawasan Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta, Selasa (13/11/2007).300 Calon pilot itu nantinya akan dididik Lion Facility Village yang berada di Cengkareng, Tangerang. "Tempat dan peralatannya dari kita, dididiknya di sini. Tapi sistemnya kita kerjasama dengan Flight Idea dari Australia," katanya.Sistem itu, imbuh Hasyim, termasuk baru, namun sudah memiliki standar internasional yang disahkan International Civil Aviation Organization (ICAO). Untuk itu, dia meminta semua pihak tidak meragukan kualitas pilot lulusan Lion Air.Selain bekerja sama dengan Flight Idea, Lion juga akan bekerjasama dengan Singapore Technology Atas. Selepas pendidikan, 300 pilot itu nantinya akan diikat dengan kontrak kerja di Lion selama beberapa waktu. Sesuai dengan permintaan pemerintah, mereka juga akan mendapatkan gaji minimal Rp 500 juta per tahun.Selain mendidik sendiri, Lion juga akan mendidik 5-10 calon pilotnya STPI Curug, Sukabumi. Pendidikan di Curug memakan waktu sekitar 4 tahun. Untuk menunjang programnya, Lion akan mendatangi 4 simulator Boeing 737-900 ER. Dua simulator akan didatangkan akhir Desember nanti dan dua lainnya di tahun 2008.
(umi/nrl)











































