Aksi Klenik Syaukani di DetikTV
Selasa, 13 Nov 2007 16:00 WIB
Jakarta - Bupati Kutai Kertanegara (Kuker) nonaktif Syaukani HR berupaya apa saja agar dirinya bebas dari jeratan hukum dalam kasus dugaan korupsi. Dia pun sangat percaya dengan kehebatan paranormal. Salah satu paranormal yang Syaukani percayai adalah Prof Dr Limbat alias Mbah Lim. Senin (12/11/2007) kemarin, Mbah Lim melakukan ritual di ruang terdakwa PN Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, yang berukuran 4 x 5 meter persegi. Ritual itu dinamakan 'khadam roh'. Untuk menjalani ritualnya, Mbah Lim menggunakan perantara berupa piring bertuliskan arab gundul, sebuah gelas bening tanpa air, pisang, tisu yang bertuliskan huruf Arab gundul, pisau dan sebatang rokok kretek.Mbah Lim memulai aksinya dengan membakar kertas bertuliskan Arab gundul dan menaruhnya di dalam gelas. Gelas itu kemudian diletakkan di atas piring yang dipegang seorang pria yang duduk berhadapan dengan Mbah Lim. Dia kemudian menusukkan sebilah pisau ke dalam gelas sambil merapal mantera yang terdengar seperti bahasa Arab selama 1 menit. Dia kemudian membakar tisu itu, sehingga asap membumbung dan menyebar ke seluruh ruangan.Setelah asap mengepul, Mbah Lim merapal mantera lagi. Dia kemudian mengambil sebatang rokok kretek yang dililitnya dengan kertas tisu, sehingga membentuk gulungan panjang. Salah satu ujung tisu disambungkan ke dalam gelas, sedangkan satu ujung lainnya menyelip di bibir Mbah Lim. Dia kemudian merapal mantera lagi dan terdengar nama Syaukani disebutkan berkali-kali.Setelah itu dia menyemburkan darah ke arah gelas sebanyak 3 kali. Mbah Lim yang mengenakan busana serba hitam dan berpeci putih itu kemudian menarik pisau yang berada di dalam gelas. Namun pisau seperti tertancap, sehingga dia tampak susah payah mencabutnya. Sekitar 1 menit kemudian, dia berhasil menarik piasu dari dalam gelas. Dua mata pisau itu kemudian ditempelkan di lengan kiri dan kanan pria yang duduk di hadapannya. Ketika pisau menyentuh lengannya, pria tersebut tampak tersentak dan seperti orang yang kepanasan. Pisau itu kemudian diletakkan di atas piring, dan berakhirlah ritual Mbah Lim yang berlangsung selama 10 menit itu.Soal ritual itu, Mbah Lim mengaku dilakukan untuk membersihkan Syaukani dari orang-orang yang berpikiran negatif dan kotor. "Saya melakukan ritual Islami bahwa kebenaran adalah Pak Syaukani orang yang benar, jujur hatinya. Tujuannya agar hakim dan jaksa terbuka hatinya, agar dibukakan hatinya dari tuduhan-tuduhan," ujar dia. Bagaimana Mbah Lim melakukan aksi kleniknya untuk Syaukani? Silakan lihat di: DetikTV
(aba/asy)











































