Korban Amukan Monyet Terus Berjatuhan di New Delhi

Korban Amukan Monyet Terus Berjatuhan di New Delhi

- detikNews
Selasa, 13 Nov 2007 16:05 WIB
New Delhi - Pemerintah New Delhi kian dipusingkan dengan ulah monyet-monyet yang mengamuk di ibukota India itu. Hanya beberapa pekan setelah wakil walikota New Delhi tewas saat melawan sekelompok monyet, hewan primata itu kembali beraksi. Seorang wanita mengalami luka parah dan dua lusin lainnya cedera ringan setelah kera-kera itu mengamuk di kawasan pemukiman. Para korban ada yang digigit, ada yang dicakar."Ada sekitar tiga atau empat monyet yang terlibat," kata Deputi Komisioner Polisi Jaspal Singh kepada kantor berita AFP, Selasa (13/11/2007)."Para petugas margasatwa sedang berupaya menangkap mereka. Sebagai polisi, kami tidak ahli dalam menangani kera. Kami bisa menangani banteng yang mengamuk tapi kera-kera lebih sulit," imbuh Singh.Monyet sebenarnya merupakan pemandangan biasa di New Delhi yang berpenduduk sekitar 14 juta jiwa itu. Mereka biasa terlihat sedang memanjat bagian luar gedung bahkan terkadang nongol di kantor-kantor pemerintah, pengadilan, kantor polisi dan bahkan rumah sakit.Namun masalah dengan monyet-monyet itu memuncak pada akhir Oktober lalu. Wakil walikota New Delhi Sawinder Singh Bajwa tewas saat mengusir para kera dari rumahnya. Saat itu, pria berusia 52 tahun itu sedang berada di balkon rumahnya sembari membaca koran. Mendadak empat monyet muncul. Bajwa menggunakan kayu untuk mengusir mereka. Namun naas, dia terpeleset jatuh dari tepi balkon dan meninggal di rumah sakit karena luka-luka di kepala.Meski telah memakan korban, namun membunuh monyet tidak bisa dilakukan. Sebabnya, banyak penganut agama Hindu memuja dewa monyet Hanuman yang dianggap sebagai simbol kekuatan dan pengabdian. Dan ketika otoritas New Delhi berusaha mengusir kera-kera itu ke luar kota, negara-negara bagian lain protes.Akhirnya, otoritas New Delhi cuma bisa melakukan penangkapan dan mengirim mereka ke tempat-tempat perlindungan kera di pinggiran kota. Namun pemerintah dianggap bergerak lamban dalam upaya ini."Kami tengah berusaha menangkapi mereka namun kesulitannya adalah kurangnya penangkap monyet," kata pejabat senior pemerintah, A.K. Singh.Sejauh ini baru sekitar 1.900 monyet yang direlokasi sedangkan puluhan ribu lainnya masih berkeliaran di ibukota India itu.Ah, pusiiiing! (ita/nrl)


Berita Terkait