Keluarga Harap Jenazah Zusniyati Segera Dibawa ke RI

Keluarga Harap Jenazah Zusniyati Segera Dibawa ke RI

- detikNews
Selasa, 13 Nov 2007 15:50 WIB
Jakarta - Mat Asnawi sekeluarga sedih dan pilu mendengar anak keduanya, Zusniyati Kholifah, meninggal dunia setelah lompat dari lantai 6 sebuah apartemen di Mesir. Mat berharap jenazah anaknya segera dibawa ke Indonesia dan dimakamkan di Temanggung. Saat dihubungi detikcom, Selasa (13/11/2007) pukul 15.20 WIB, Mat Asnawi hanya mampu bicara terputus-putus. Dia mengaku baru saja dihubungi oleh KBRI Cairo yang memberi kabar duka mengenai kematian Zusniyati. "Sudah baru saja dihubungi," kata dia lirih. Lantas, Asnawi menyerahkan telepon genggamnya kepada anak ketiganya, Asfiyatun. Adik kandung Zusniyati yang tampak tegar itu menceritakan sebenarnya informasi bahwa kakaknya meninggal dunia di Mesir sudah didengar pada Senin (12/11/2007) malam. Menurut Asfiyatun, saat ini jenazah kakaknya sedang divisum. Informasi dari KBRI, proses visum dan proses lainnya memerlukan waktu sekitar lima hari. Setelah proses selesai, jenazahnya baru akan dikirimkan ke Indonesia. "Kami berharap agar jenazah dibawa pulang segera dan kami makamkan di sini," ujar pelajar kelas 3 SMK Al Mukmin Temanggung itu. Saat ini, di rumah Mat Asnawi di Kampung Purwodadi, Tembarak, Temanggung, Jawa Tengah sudah berkumpul kerabat dan tetangga yang menyampaikan bela sungkawa. Acara tahlilan juga digelar. Menurut Asfiyatun, Zusniyati meninggalkan Temanggung menuju Kairo 7 bulan lalu. Dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan tinggal bersama majikannya di sebuah apartemen. Zusniyati pernah mengirimkan kabar kepada keluarganya bahwa majikannya sangat baik, tidak pernah ada masalah. Zusniyati diyakini melakukan bunuh diri dengan melompat dari lantai 6 apartemen pada Minggu (11/11/2007) pukul 19.00 waktu Kairo. Diduga Zusniyati nekat melakukan hal itu terkait kisah asmaranya dengan seorang WNI yang juga tinggal di Mesir. (asy/nrl)


Berita Terkait