Panen Pilkada, KPK Banjir Laporan Korupsi

Panen Pilkada, KPK Banjir Laporan Korupsi

- detikNews
Selasa, 13 Nov 2007 15:45 WIB
Jakarta - Setiap ada pilkada di sebuah daerah, laporan tentang korupsi yang diterima KPK meningkat. KPK pun berhati-hati mengusutnya."Terutama laporan terhadap incumbent dan calon-calon yang berasal dari pejabat negara," kata Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki di dalam acara media briefing di kawasan Semanggi, Jakarta, Selasa (13/11/2007).Bahkan, menurut dia, ada laporan korupsi yang ketika pilkada selesai ternyata laporan tersebut telah dicabut dan tidak ada demo lagi.Ruki mengaku mengeluarkan sebuah kebijakan untuk mengusutnya. Dia meminta jajarannya untuk berhati-hati menindaklanjutinya dengan menerima laporan korupsi itu, lalu mempelajari, dan mengumpulkan keterangan-keterangan."Kalau yakin korupsi, bukti lengkap ambil. Kalau tidak lengkap biarkan dulu, biarkan pilkada toh kalau pun sudah terpilih nanti, tidak ada halangan KPK untuk mengambil. Emang kalau terpilih nggak boleh diambil, ambil saja," ujar Ruki.Ruki membantah KPK melakukan political assassination menjelang pilkada. "Nggak ada itu. Kami justru menahan diri terlebih dahulu. Kita mikir dulu lalu bertindak. Karena itu tidak ada orang yang gagal ikut pilkada diperiksa KPK," lanjut dia. (aan/sss)


Berita Terkait