TNI dan SAF Perkuat Kerja Sama Pertahanan Lewat TSASM Ke-22

TNI dan SAF Perkuat Kerja Sama Pertahanan Lewat TSASM Ke-22

Antara - detikNews
Jumat, 05 Jun 2026 19:13 WIB
TNI dan Singapore Armed Forces (SAF) memperkuat kerja sama pertahanan bilateral dalam pertemuan TSASM ke-22. (dok Puspen TNI))
TNI dan Singapore Armed Forces (SAF) memperkuat kerja sama pertahanan bilateral dalam pertemuan TSASM ke-22. (dok Puspen TNI))
Jakarta -

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard TH Tampubolon memimpin Delegasi TNI pada Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting (TSASM) Tahun 2026 di Singapura. TSASM merupakan forum konsultasi strategis tahunan antara TNI dan Singapore Armed Forces (SAF) guna memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara.

Sidang dipimpin Kasum TNI Letjen Richard dan Chief of Staff-Joint Staff SAF, Brigadier General Chan Ching Hao. Sidang digelar pada 2-4 Juni 2026.

"Hubungan kerja sama antara TNI dan SAF selama ini telah berkembang secara positif dan konstruktif, serta memberikan kontribusi penting dalam membangun rasa saling percaya, meningkatkan interoperabilitas, dan memperkuat stabilitas kawasan," kata Richard dalam siaran pers Puspen TNI, Jumat (5/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk meninjau pelaksanaan berbagai program kerja sama pertahanan yang telah berjalan sekaligus membahas arah pengembangan kerja sama pada tahun-tahun mendatang.

Sebelum pelaksanaan sidang utama, Kasum TNI melaksanakan Courtesy Call dengan COS-JS SAF sebagai bagian dari rangkaian kegiatan guna mempererat hubungan profesional dan saling pengertian antara kedua angkatan bersenjata. Selanjutnya, kedua delegasi melaksanakan pembahasan komprehensif terkait perkembangan berbagai mekanisme kerja sama bilateral yang berada di bawah kerangka hubungan pertahanan Indonesia-Singapura.

Dalam sidang tersebut dibahas laporan kemajuan sejumlah forum kerja sama bersama, meliputi Indonesia-Singapore Joint Intelligence Committee (ISJIC), Indonesia-Singapore Joint Operations and Exercise Committee (ISJOEC), Indonesia-Singapore Joint Education and Staff Planning Committee (ISJESPC), serta Indonesia-Singapore Joint Logistics Committee (ISJLC). Selain itu, kedua delegasi juga membahas berbagai isu strategis pertahanan yang menjadi perhatian bersama serta rencana penyelenggaraan TSASM berikutnya.

"Melalui mekanisme TSASM, kedua pihak berkomitmen untuk terus mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan kepentingan bersama," ungkapnya.

Delegasi Indonesia yang mendampingi Kasum TNI terdiri atas unsur Mabes TNI, perwakilan TNI AD, TNI AL, TNI AU, Atase Pertahanan RI di Singapura, serta personel Pusat Kerja Sama Internasional (Puskersin) TNI. Kehadiran delegasi lintas bidang tersebut mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat kerja sama pertahanan yang komprehensif dengan SAF.

Pada akhir sidang, kedua ketua delegasi menandatangani Risalah Sidang ke-22 TSASM sebagai bentuk kesepakatan bersama atas hasil pembahasan dan arah tindak lanjut kerja sama pertahanan bilateral Indonesia-Singapura ke depan. Penandatanganan risalah tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kemitraan pertahanan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada perdamaian serta stabilitas kawasan.

Simak juga Video: Prabowo: Bangsa yang Tak Investasi Pertahanan Biasanya Jadi Bangsa Budak

(jbr/jbr)


Berita Terkait