Diserempet Peluru TNI AU, Imas Masih di IGD RS Immanuel
Selasa, 13 Nov 2007 14:42 WIB
Bandung - Imas Kurniati (41), korban peluru nyasar anggota Paskhas TNI AU, masih terbaring di IGD Immanuel, Bandung. Sejumlah personel TNI AU terlihat berjaga-jaga di RS tersebut.Setidaknya ada 2 atau 3 orang anggota Paskhas TNI AU di depan ruang IGD RS Immanuel, Jl Wahid Hasyim, Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/11/2007). Semua orang yang tidak berkepentingan dilarang masuk.Kepala Dinas Penerangan Paskhas TNI AU Lanud Sulaeman Letkol Nairiza mengatakan, pihaknya akan menanggung semua biaya perawatan Imas."Kalau memang dia terkena peluru kita, ya tentunya kita akan menanggung semua biaya perawatan RS," kata Nairiza saat dihubungi melalui telepon.Kepala Imas terkena peluru saat sedang menjemur pakaian di rumahnya,Kampung Cilisung, Desa Sukamenak, RT 3 RW 5 Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sekitar pukul 09.00 WIB. Peluru tersebut berasal dari senjata SS1 yang digunakan latihan menembak anggota Paskhas TNI AU Lanud Sulaeman, Margahayu. Jarak antara rumah Imas dengan Lanud Sulaeman hanya sekitar 2 km.
(djo/nrl)











































