Loncat dari Lantai 6 Apartemen di Mesir, WNI Tewas

Loncat dari Lantai 6 Apartemen di Mesir, WNI Tewas

- detikNews
Senin, 12 Nov 2007 19:06 WIB
Cairo - Lagi-lagi warga negara Indonesia yang menjadi buruh migran tewas. WNI yang bernama Zusniyati Kholifah Binti Mat Asnaw itu tewas setelah meloncat dari lantai 6 sebuah apartemen di Mesir. Hingga Senin (12/11/2007), jenazah masih disemayamkan di Marshashah Zinuhum Cairo (Rumah Sakit Forensik).Dalam rilis dari KBRI di Cairo, Mesir, yang diterima detikcom peristiwa naas yang menimpa Zusniyati itu terjadi pada Minggu (11/11/2007) pukul 19.00 waktu Kairo. Korban tewas setelah mengalami luka parah akibat melompat dari lantai 6 apartemen di daerah Gami, Hay Asyir, Nasr City, Mesir. Dari fotokopi paspor halaman depan yang ditemukan dalam tas korban, korban diduga berasal dari Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Terkait dengan kejadian tersebut, Kepolisian I Nasser St, Abbas El Akad telah meminta keterangan 3 (tiga) WNI yang diduga mengetahui kejadian tersebut. Dua WNI merupakan penyewa apartemen tempat korban meloncat, sementara 1 orang lainnya datang ke apartemen tersebut sore hari sebelum kejadian. Ketiga WNI yang dimintai keterangan berstatus mahasiswa Universitas Al Azhar, Cairo, Mesir.Menurut keterangan yang diperoleh KBRI dari ketiga WNI tersebut, diduga peristiwa tersebut dilatarbelakangi oleh masalah asmara. Dari salah seorang di antaranya diperoleh informasi bahwa korban bekerja pada salah seorang majikan di daerah Mohandessin, Cairo, meskipun tidak diketahui secara pasti lokasi rumah majikan maupun no telpon majikan. Ketiga WNI tersebut telah dibebaskan pada Senin, 12 November 2007, dan menunggu perkembangan lebih lanjut.Dalam kaitan ini, KBRI Cairo telah melakukan beberapa upaya baik pengurusan korban (jenazah) maupun pendampingan terhadap 3 (tiga) WNI yang sempat dimintai keterangan pihak berwenang. Segera pada malam kejadian tersebut Fungsi Pensosbud/ HOC beserta Sekretaris III Protkons mendatangi TKP dan melakukan koordinasi dengan pihak aparat berwenang Mesir. Saat ini pihak KBRI masih mencoba mencari keterangan nama dan alamat majikan korban serta mencoba mencari informasi alamat kontak keluarga korban di Indonesia. (asy/asy)


Berita Terkait