713 Bahasa Daerah Musnah
Senin, 12 Nov 2007 16:39 WIB
Bandarlampung - Sebanyak 713 bahasa daerah yang dimiliki Indonesia telah musnah. Sampai saat ini hanya ada 13 bahasa daerah yang masih bertahan digunakan di wilayah barat nusantara.Hal itu diungkapkan Guru Besar ilmu bahasa Universitas Indonesia (UI), Multamia Lauder di sela-sela kongres Bahasa-Bahasa Daerah Wilayah Barat, di Hotel Marcopolo, Jalan Dr. Susilo, Bandarlampung, Lampung, Senin (12/11/2007)."Ketigabelas bahasa daerah itu adalah Jawa, Sunda, Minangkabau, Bugis, Madura, Makasar, Batak, Melayu, Aceh, Lampung, Sasak, Bali, dan Rejang," kata Multamia.Sumsel Simpan 9 Bahasa DaerahBila sejumlah daerah kehilangan bahasanya, Sumatera Selatan justru mengklaim masih memiliki sembilan bahasa daerah. Bahasa-bahasa daerah itu menyebar di sembilan cabang anak sungai Musi. Kesembilan kelompok bahasa daerah di Sumatra Selatan itu antara lain Komering, Besemah, Enim, Ogan, Musi, Rawas, Lematang, Semende, dan Belide."Sampai sekarang kesembilan bahasa daerah ini masih dituturkan atau digunakan," kata Bambang Trisman, kepala Balai Bahasa Palembang, di sela-sela KongresKesembilan bahasa itu masuk dalam rumpun bahasa Austronesia, subrumpun Melayu Polinesia, Melayu Polenisia Barat. "Bahasa daerah ini juga masih ditemukan dalam bentuk karya sastra dan adat-istiadat," kata Trisman.
(tw/djo)











































