Warga Australia Mulai Memilih, Howard Diperkirakan Kalah
Senin, 12 Nov 2007 15:46 WIB
Canberra - Warga Australia mulai mendatangi tempat-tempat pemungutan suara untuk memilih pemerintahan baru. Perdana Menteri (PM) Australia John Howard diperkirakan akan kalah telak.Sebenarnya pemilihan umum (pemilu) nasional baru akan digelar pekan depan, tepatnya 24 November mendatang. Namun pemilihan awal telah dimulai hari Senin 12 November ini. Dalam pemilihan awal ini, tempat-tempat pemungutan suara di daerah pedesaan dan kota dibuka untuk mereka yang tidak bisa memilih pada 24 November. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (12/11/2007).Wilayah negeri Australia yang amat luas menyebabkan banyak warga yang kesulitan mencapai tempat pemungutan suara pada hari pemilu 24 November. Untuk mengatasi masalah itu, Komisi Pemilihan Australia telah membuka 429 pusat-pusat pemilihan awal yang akan beroperasi hingga 23 November, atau sehari sebelum pemilu nasional.Para pemilih bisa mendatangi tempat tersebut jika mereka akan berada di luar negeri atau di luar negara bagian asal mereka saat pemilu nanti. Juga bagi warga yang berada lebih dari 8 kilometer dari tempat pemungutan suara, sakit keras atau akan melahirkan.Sejumlah polling menunjukkan Howard kalah unggul dibandingkan rivalnya, Kevin Rudd, pimpinan partai Buruh. Howard yang memimpin Australia sejak 1996 menolak berkomentar mengenai hasil polling tersebut. Namun dirinya yakin akan kembali memenangkan kursi PM untuk kelima kalinya. "Saya merasa sangat optimis," tegas Howard kepada televisi Nine Network.
(ita/nrl)











































