Mix Use Busway Bukan Solusi Macet
Senin, 12 Nov 2007 15:07 WIB
Jakarta - Pembangunan jalur busway menimbulkan kemacetan di mana-mana. Sistem mix use -- penggunaan jalur busway untuk mobil pribadi -- dianggap tidak menyelesaikan masalah."Mix use itu kecil sekali pengaruhnya, tidak signifikan," kata pengamat transportasi dari Institut Studi Transportasi, Darmaningtyas.Dia menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di kantor KPDB, Jalan Timor, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2007).Menurut Darma, mengizinkan kendaraan pribadi masuk ke jalur busway bukanlah solusi kemacetan. Masyarakat tidak akan belajar, kemacetan disebabkan terlalu banyaknya kendaraan pribadi."Pemprov DKI tidak boleh menyerah terhadap pengguna mobil pribadi. Begitu Pemprov melunak, seluruh kebijakan akan gagal," tegasnya.Darma membantah anggapan busway menjadi sumber kemacetan. Busway justru solusi agar masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.Namun dia mengakui manajemen operasional TransJakarta perlu pembenahan. "Amdal, planning dan sosialisasi itu perlu satu tahun. Tahun 2008 jangan bikin busway dulu, tapi kerjakan amdal, planning dan sosialisasi. Tahun 2009 bikin busway, tapi satu koridor saja," sarannya.Pemerintah, imbuh dia, tidak bisa diharapkan lagi memberi solusi kemacetan. Prakarsa harus dimulai dari masyarakat. "Bagaimana supaya nggak macet? Tinggalkan kendaraan pribadi, kita naik angkutan umum, sepeda atau jalan kaki," ajaknya.
(umi/sss)











































