Ragunan Macet, Ojek Jadi Rebutan
Senin, 12 Nov 2007 09:29 WIB
Jakarta - Tukang ojek biasanya mengejar konsumen di pagi hari. Namun kemacetan yang menggila di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, justru ojeklah yang dikejar konsumen.Pantauan detikcom, dua pangkalan ojek di sekitar kolong fly over Tanjung Barat, Jakarta Selatan, kosong melompong pada Senin (12/11/2007) pagi. Padahal biasanya pada jam berangkat kantor pukul 07.00-09.00 WIB, tukang ojek banyak yang ngetem menunggu giliran mengangkut penumpang.Namun hari ini pengguna ojek terpaksa antre menunggu tukang ojek datang. Waktu menunggunya pun lumayan lama, sekitar 10 menit. Pengguna ojek tidak ada yang mau beralih naik angkot berwarna biru telur asin yang ngetem di tempat tukang ojek mangkal.Pekerja kantoran punya alasan, jika naik angkot percuma. Angkot akan melewati Jl TB Simaputang yang hari ini macet luar biasa dari mulut jalan.Tak lama kemudian seorang pengojek tiba. Pekerja kantoran yang sudah menumpuk langsung menyerbu dan berebutan satu sama lain. Namun hanya satu yang beruntung, lainnya menggigit jari."Ojek kosong karena macet di kawasan Deptan dan Ragunan," ujar Anto, tukang ojek yang baru saja membawa penumpang ke Jl Fatmawati.Menurut Anto, kemacetan terjadi karena tingginya volume kendaraan yang tak mampu ditampung oleh ruas jalan yang ada.Ditambahkan Anto, kemacetan bermula terjadi di Jl TB Simatupang, lalu berlanjut di kawasan Deptan, Ragunan, Jl Warung Buncit Raya, Jl Mampang Prapatan Raya, Jl Fatmawati dan Jl Cilandak.Meski ojek susah didapat, namun pengojek tak menaikkan tarif. Penumpang tetap membayar seperti hari biasanya.
(nik/nrl)











































