Kendaraan Boleh Masuk Busway, Tapi Tetap Saja Macet

Kendaraan Boleh Masuk Busway, Tapi Tetap Saja Macet

- detikNews
Senin, 12 Nov 2007 09:00 WIB
Kendaraan Boleh Masuk Busway, Tapi Tetap Saja Macet
Jakarta - Terhitung hari ini, busway koridor I - VII yang diperbolehkan 'disusupi' kendaraan pribadi/umum non TransJ. Tapi tetap saja macet tak terhindarkan.Kemacetan misalnya saja terlihat di Jl Warung Jati Barat/Jl Warung Buncit ke arah Mampang, Jakarta Selatan. Biasanya,kemacetan di sini baru terpantau di depan Polsek Mampang. Tapi pada Senin (12/11/2007) ini macet terpantau setelah perempatan Republika hingga perempatan Mampang Prapatan.Sejumlah aparat Dishub dan Polantas mengizinkan kendaraan non TransJ melintasi busway, namun rupanya hal ini tidak banyak berpengaruh. Jalan reguler maupun busway menjadi sama-sama macet.Kemacetan di jalur khusus TransJ berimbas pada interval kedatangan (headway) bus TransJ. Para calon penumpang TransJ harus menunggu minimal 20 menit untuk bisa terangkut bus yang telah penuh sesak. Misalnya saja Eci yang naik dari halte bus SMK 57. Tujuannya adalah kantor Imigrasi Jaksel, Jl Mampang Prapatan.Setelah 30 menit perjalanan, dia baru beringsut beberapa kilometer. "Baru lepas dari halte Buncit Indah. Belum sampai halte Warung Jati," ujar Eci yang terjebak di tengah ketiak para penumpang TransJ yang berjubel.Bus yang ditumpangi Eci tidak bisa bergerak karena jalurnya dipenuhi kendaraan pribadi.Menurut pantauan detikcom, petugas lalu lintas tidak serempak dalam memperberlakukan kebijakan lajur TransJ boleh diserobot kendaraan biasa. Menjelang halte Imigrasi, kendaraan diusir dari busway dan diarahkan ke jalur reguler. Hal ini terjadi hingga perempatan Mampang, sehingga TransJ bisa melaju dengan optimal.Sebelumnya, Kadishub DKI Jakarta Nurachman menyatakan, hanya titik-titik tertentu di koridor I-VII saja yang boleh dilewati kendaraan non-TransJ. (nrl/fiq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads