DPP PDIP memperkenalkan lagu 'Bung Karno Bapak Marhaenisme' di acara Pembekalan dan Bimbingan Teknis Anggota DPRD PDIP seluruh Indonesia masa bakti 2024-2029. Lagu itu diputar di awal sesi protokoler kepartaian acara tersebut.
Acara Pembekalan dan Bimbingan Teknis tersebut digelar di Novotel Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (29/5/2026). Adapun lirik lagu tersebut ialah:
Rakyat Marhaen Majulah Bersatu
Membangun Dunia yang Baru
Satukanlah Gerak Langkahmu
Turut Komando yang Satu
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hiduplah Bung Karno Kita
Bapak Marhaenisme Jaya
Hiduplah Pemimpin Kita
Marhaenisme Pastilah Jaya
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan pemutaran kembali lagu ini bukan sekadar seremonial. Ia mengatakan pemutaran lagu ini untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan dan ideologi Marhaenisme di dalam sanubari setiap kader.
"Lagu ini adalah pengingat bagi kita semua, terutama para wakil rakyat yang baru dilantik, bahwa esensi perjuangan PDI Perjuangan adalah memihak dan berjuang demi kepentingan rakyat kecil atau kaum Marhaen," kata Djarot Saiful Hidayat.
"Di Bulan Bung Karno ini, kita perkuat kembali komitmen kita untuk tegak lurus pada komando partai dan membumikan ajaran Bung Karno di setiap kebijakan yang kita ambil," tambahnya.
Djarot mengatakan lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme wajib dinyanyikan oleh para kader dalam setiap protokol kepartaian. Ia mengapresiasi para kader yang kompak menyanyikan lagu tersebut.
"Dalam setiap acara dengan protokol kepartaian, lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme wajib kita nyanyikan," ujarnya.
Sebagai informasi, upacara pembukaan acara Pembekalan dan Bimbingan Teknis Anggota DPRD PDIP seluruh Indonesia ini dipimpin oleh Djarot. Tampak hadir sejumlah jajaran DPP PDIP di antaranya Andreas Hugo Pareira, Ribka Tjiptaning, Wiryanto Sukamdani, Darmadi Durianto, Yoseph Aryo Adhi Dharmo, Yuke Yurike, dan Sri Rahayu.
Acara pembekalan dan bimtek ini akan dibagi menjadi enam region, yakni Jakarta, Denpasar, Medan, Palembang, Makassar, dan Papua. Pembagian region ini dilakukan untuk mengakomodasi sekitar 4.000 anggota DPRD PDIP.
(mib/azh)










































