PKS Siap Tanding Hadapi Pilkada Gubernur DIY 2008
Minggu, 11 Nov 2007 21:06 WIB
Yogyakarta -
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY) siap mencalonkan warga DIY terbaik untuk menjabat Gubernur. Namun, pencalonan menunggu jadwal resmi pemilihan gubernur yang akan digelar tahun 2008.Hal itu diungkapkan Ketua DPW PKS DIY, Ahmad Sumihanto kepada wartawan seusai penutupan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) PKS DIY di gedung MMTC Jl Magelang KM 6 Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/11/2007)."Kami tetap akan menyiapkan warga terbaik untuk maju ke pilgub 2008 setelah ada jadwal resmi. Jadi tunggu saja calonnya nanti kalau sudah ada pengumuman resmi pelaksanaan pilkada," kata Ahmad. Dia mengatakan dalam rapimwil yang digelar selama dua hari, peserta menilai ketidaksediaan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk menjabat kembali Gubernur periode mendatang, sebagai langkah yang sangat bersejarah. Langkah ini mirip dengan yang dilakukan oleh ayahanda beliau, Sri Sultan Hamengku Buwono IX saat menghapuskan jabatan Patih di Kepatihan dan menyatakan Negari Ngayogyakarto menggabungkan diri pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Tidak bersedianya Sultan Hamengku Buwono X menjabat gubernur periode mendatang kata dia, berarti Sultan telah melepaskan hak privillegenya dan diserahkan kepada masyarakat Yogyakarta. Oleh karena itu PKS memberi apresiasi setinggi-tingginya atas peristiwa ini. "Ini merupakan sebuah momentum yang menjadi tonggak demokratisasi di Yogyakarta. Di masa mendatang setiap warga DIY berhak mencalonkan diri menjadi gubernur," tambahnnya.Menurut Ahmad, karena pilkada DIY bakal digelar pada tahun 2008 nanti, PKS DIY sepakat untuk bersiap-siap mencalonkan warga DIY untuk menjadi Gubernur dalam Pilgub 2008. Mekanisme penentuan siapa warga terbaik akan diumumkan sesuai jadwal Pilgub. "Kami sudah menyiapkan kader-kader terbaiknya. Bahkan untuk pilkada kabupaten dan kota di DIY, PKS juga sudah mupai menyiapkan kadernya untuk menempati jabatan-jabatan eksekutif," tandas Ahmad.
(bgs/ndr)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































