Pekerja Balik Layar Broadway Mogok, 20 Pertunjukan Absen
Minggu, 11 Nov 2007 17:20 WIB
New York - Gemerlap Broadway untuk sementara redup. Ratusan pekerja balik layar mogok. 20 Pertunjukan drama maupun musikal terpaksa absen tampil.Seperti dilansir dari bbc.co.uk, Minggu (11/11/2007), daerah pertunjukan teater yang paling terkenal di New York itu ditinggal pekerja pemindah layar dan peralatan panggungnya. Para pekerja balik layar yang tergabung dalam serikat pekerja itu bahkan mereka memasang blokade di depan beberapa teater. Masalahnya, 3 bulan setelah negosiasi dengan para produser, gagal menghasilkan kesepakatan gaji dan kondisi kerja kondusif yang mereka tuntut.Sementara Liga Pemilik dan Produser Teater menginginkan fleksibilitas peraturan untuk menghindari para pekerja yang menganggur."Tujuan kami sederhana. Membayar pekerja yang kita butuhkan yang benar-benar benar bekerja," ujar Direktur Eksekutif Liga Pemilik dan Produser Teater Broadway Charlotte St Martin.Bahkan Walikota New York Michael Bloomberg pun angkat bicara."Kendati ini adalah masalah buruh swasta, tapi dampak ekonominya sangat terasa, seperti tutupnya teater hari ini," kata Bloomberg.Bloomberg juga menambahkan bahwa pemerintah dan warga kota New York membantu mengatasai permasalahan ini dengan segala cara.Belum ada pertemuan terkait mogoknya serikat pekerja balik layar ini. Pemilik teater juga terpaksa mengganti tiket pertunjukan yang sudah telanjur dibeli calon penonton. Broadway yang merupakan salah satu tujuan utama turis, menghasilkan jutaan dolar bagi sektor pariwisata New York. Broadway menyumbangkan sekitar US$ 5 miliar per tahun kepada pendapatan kota dan menyedot 45 ribu pekerja tetap.
(nwk/nrl)











































