Sri Sultan Terima Keris Palembang-Mataram
Minggu, 11 Nov 2007 00:11 WIB
Jakarta - Selain menerima gelar Datuk Pengayom Seri Wanua, Sri Sultan Hamengku Buwono X juga menerima keris Palembang-Mataram. Keris yang dinamai Sangkelat 13 itu memadukan budaya Palembang dan Mataram."Warangkah dan kerisnya asli Palembang, dan hulu keris berbentuk naga Mataram kuno," kata Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sabtu (10/11/2007).Pemberian keris itu, kata Sultan Iskandar, menandakan bahwa antara Palembang dan Yogyakarta masih bersaudara. Setelah menerima keris itu, Sri Sultan langsung menyelipkanya ke pinggang kanan depan.Menurut sejarah, hubungan Palembang-Yogyakarta memang telah ada sejak puluhan abad lalu. Dimulai dari hubungan dinasti Syailendra dan dinasti Sanjaya, lalu antara Aria Penangsang dan Joko Tingkir.Meskipun masih bersaudara, kedua kekuatan ini selalu berseteru. Di masa kuno, perebutan untuk menguasai Jawa, di masa Islam, memperebutkan singgasana Demak."Itu dulu, sekarang kita bersatu guna membangun Indonesia," kata Sultan Iskandar.
(tw/ken)











































