Teriaki Polisi, Bhutto Dibebaskan dari Tahanan Rumah

Teriaki Polisi, Bhutto Dibebaskan dari Tahanan Rumah

- detikNews
Sabtu, 10 Nov 2007 12:23 WIB
Islamabad - Tak gentar rumahnya dikepung polisi, mantan PM Pakistan Benazir Bhutto justru berteriak melalui megafon. Beberapa jam kemudian, perempuan yang dianggap rival oleh Presiden Pakistan Pervez Musharraf itu dibebaskan dari tahanan rumah."Saya saudara kamu bertempur demi demokrasi," teriak Bhutto kepada sejumlah polisi bersenjata lengkap yang memblokir rumahnya dengan pagar kawat. Dia juga meminta agar polisi membiarkannya memimpin aksi protes.Bhutto dikenakan tahanan rumah pada Jumat 9 November 2007 agar tidak bisa memimpin aksi memprotes status negara dalam keadaan darurat yang ditetapkan Musharraf. Sekitar 6 ribu polisi dikerahkan untuk mencegah aksi.Namun beberapa jam kemudian, ketika sudah larut malam, Bhutto dibebaskan. "Sudah ditarik," kata Mendagri Kamal Shah kepada AFP, Sabtu (10/11/2007), merujuk pada perintah tahanan rumah terhadap Bhutto."Perintah itu diberikan dalam kerangka situasi keamanan yang spesifik dan sekarang situasi itu telah berlalu," jelas Kamal Shah.Sedangkan Bhutto yang dihubungi AFP melalui telepon saat berada di dalam mobil anti pelurunya mengatakan, "Saya tidak takut dengan taktik-taktik semacam ini. Perjuangan saya untuk rakyat Pakistan, untuk hak-hak mereka, dan mengakhiri kediktatoran."Wakil Menteri Informasi Tariq Azeem menjelaskan, status tahanan rumah yang dikenakan terhadap Bhutto memang bersifat sementara. Hal ini untuk menghindari terulangnya insiden serangan bom bunuh diri seperti saat Bhutto menjejakkan kaki kembali di Pakistan pada 18 Oktober. Saat itu 139 orang tewas akibat bom bunuh diri ganda. (sss/umi)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads