Harakiri Elit Golkar Ala Burnap

Harakiri Elit Golkar Ala Burnap

- detikNews
Sabtu, 10 Nov 2007 01:56 WIB
Jakarta - Berpuluh-puluh tahun menjadi kader Golkar, menjadikan ketua DPP Partai Golkar, Burhanuddin Napitupulu tahu betul tentang partainya. Mulai saat mengalami masa kejayaan, kemelut internal partai, hingga harakiri (bunuh diri) para elit Golkar.Mengapa Burhanuddin memilih istilah harakiri? Sebab, seiring dengan berjalannya waktu para kader Golkar banyak yang melakukan bunuh diri politik, sehingga akhirnya karirnya di dunia politik pun mandeg."Saat Pak Harmoko (mantan ketua DPR) mengatakan, sudah sepatutnya Soeharto turun, ini merupakan harakiri Soeharto dan Harmoko sendiri," ujar Burhanuddin saat memberikan sambutan dalam launching bukunya yang berjudul 'Harakiri tokoh nasional dan elit Golkar' di Gedung Lemhanas, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (9/11/2007).Bunuh diri lainnya yang dilakukan oleh kader Golkar, menurut Burhanuddin yakni, saat Akbar Tanjung kalah dalam konvensi Partai Golkar pada 2004 lalu, menjadikan Akbar enggan lagi aktif di Golkar, dan di dunia politik.Sementara tokoh nasional yang dianggap Burhanuddin melakukan harakiri politik yakni Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. "Saat Gus Dur mengeluarkan dekrit yang dianggapnya semanjur dekritnya Soekarno, itulah yang membuat Gus Dur turun jabatannya dari Presiden," kata dia.Belajar dari pengalaman politik selama berpuluh-puluh tahun, akhirnya pilihan politik Burhanuddin ada pada sang ketua umum Golkar, Jusuf Kalla. "Belajar dari kalkulasi politik, pilihan politik saya ada di meja JK," kata Burhanuddin disambut aplaus 100-an hadirin.Burhanuddin tidak menjelaskan secara detil apa yang dimaksud dengan meja JK, namun kalimat itu sangat bisa ditebak oleh siapa saja, bahwa Burhanuddin dan mungkin juga para kader Golkar lainnya menghendaki JK menjadi capres pada 2009 nanti.Menanggapi pernyataan Burhanuddin, JK tidak kalah diplomatisnya berujar, " Kalau saya umumkan sekarang, nanti malah jadi harakiri," kata JK singkat namun penuh makna. (anw/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads