Tobat Moshaddeq Bukan Jaminan Al Qiyadah Habis
Jumat, 09 Nov 2007 18:50 WIB
Palembang - Tobatnya Ahmad Moshaddeq bukan jaminan aliran Al Qiyadah Al Islamiyah hilang begitu saja. Sebab persoalan keyakinan itu tidak dapat diukur melalui pernyataan lisan, melainkan hati nurani.Pendapat tersebut disampaikan cendekiawan muslim dari IAIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Prof. Dr. Jalaluddin, Jumat (9/11/2007)."Kita patut bersyukur Moshaddeq tobat dari kesesatan itu, tapi itu bukan jaminan mereka meninggalkan keyakinan terhadap aliran Al Qiyadah, apalagi taubat itu dilakukan secara bersama-sama," kata Jalaluddin.Menurut Jalaluddin, selain dari pernyataan taubat, para ulama juga harus terus membimbing mereka atau selalu mengajak berdialog."Yang sangat saya khawatirkan justru para pengikut ajaran Moshaddeg itu. Jangan-jangan ada yang percaya, pernyataan tobat itu semacam strategi guna mengurangi tekanan terhadap mereka," kata Jalauddin.Meski demikian, sambungnya, pertaubatan Moshaddeq itu suatu kabar baik, "Soal ikhlas atau tidak, hanya dia dengan Allah yang tahu," katanya.
(tw/djo)











































