Kondisi cuaca ekstrem ini membutuhkan perhatian khusus agar kesehatan jemaah tetap terjaga selama berada di Tanah Suci.
Kondisi Cuaca Ekstrem Terkini
Berdasarkan pengumuman resmi, suhu di kawasan Mina dan Muzdalifah saat ini telah mencapai 48°C. Kondisi ini tentu sangat terasa dampaknya bagi fisik para jemaah.
Bahkan, terdapat potensi peningkatan suhu yang lebih parah. Suhu diperkirakan dapat meningkat hingga 50°C pada siang hari.
Kondisi panas ekstrem ini akan terasa lebih menyengat, terutama saat tidak ada angin yang berhembus di sekitar kawasan tersebut.
Langkah Antisipasi bagi Jemaah
Untuk menghadapi cuaca yang sangat terik ini, kementerian memberikan sejumlah imbauan penting bagi jemaah haji. Langkah-langkah ini wajib dilakukan guna mencegah risiko dehidrasi dan heatstroke.
Berikut adalah tindakan yang disarankan bagi jemaah selama berada di Mina dan Muzdalifah:
- Minum air secara rutin, jangan tunggu sampai merasa haus.
- Gunakan payung atau pelindung diri lainnya yang berwarna terang untuk memantulkan panas.
- Usahakan untuk beristirahat di tempat teduh secara berkala guna memulihkan kondisi tubuh.
Daftar APD Bagi Jemaah Haji Supaya Ibadah Tetap Nyaman
Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj RI menganjurkan jemaah haji untuk memakai alat pelindung diri (APD) demi kenyamanan selama ibadah. Mulai dari kacamata, masker hingga alas kaki yang tepat.
Menguti dari unggahan akun Instagram Kemenhaj RI (@kemenhaj.ri), berikut informasinya.
- Kacamata hitam: Pelindung sinar UV dan debu
- Payung: Pilih payung lipat sehingga mudah dibawa
- Masker: Menutupi hidung dan mulut, ganti 4-6 jam sekali
- Tas paspor: Berisi paspor, makanan ringan, dan obat-obatan
- Tas kresek/totebag: Untuk menyimpan sandal dan pelembab
- Semprotan air: Tempat air minum dan semprotan air selalu terisi air
- Alas kaki: Gunakan ukuran yang pas dengan tali belakang
Kapan Puncak Haji 2026?
Wukuf merupakan rangkaian ibadah haji yang dilaksanakan pada 9 Zulhijah. Wukuf juga disebut sebagai puncak ibadah haji di mana jemaah melakukan kegiatan berdiam diri (hadir) di Arafah.
Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji 1447 H/2026 M yang disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, 9 Zulhijjah 1447 H/2026 M jatuh pada 26 Mei 2026. Itu berarti, puncak haji 2026 atau wukuf di Arafah jatuh pada tanggal 26 Mei 2026. (kny/zap)











































