Mengutip detikJateng, keuntungan itu diperoleh para tersangka sejak Juli 2025 hingga Mei 2026. Dalam rentang waktu tersebut, para pelaku menargetkan sekitar 5.000 orang.
Direktur Ressiber Polda Jateng Kombes Himawan Susanto Saragih menyebutkan modus penipuan ini seperti love scamming pada umumnya, yaitu menciptakan intensi kedekatan dengan korban. Setelah tercipta situasi tersebut, para pelaku kemudian menyedot harta target dengan berbagai cara.
"Para pelaku terlebih dahulu membangun kedekatan emosional dengan korban menggunakan identitas palsu dan akun media sosial fiktif," kata Himawan, dilansir detikJateng, Sabtu (23/5/2026).
Atas praktik ini, Polda Jateng telah mengamankan 38 tersangka. Dari seluruh tersangka yang ditangkap, 27 di antaranya warga negara Indonesia, 4 warga negara Myanmar, dan 7 warga negara Nepal.
Sebelumnya, kasus penipuan besar yang juga berskala internasional juga telah dicokok petugas. Merangkum detikNews, Dittipidsiber Bareskrim Polri membongkar sindikat penyedia perangkat peretas atau phishing tools bermarkas dengan pusat operasi di Kupang, NTT. Atas kasus ini, Polisi telah mengamankan sepasang kekasih, yaitu GWL (24) dan FYT (25).
Kedua tersangka memiliki tugas masing-masing. GWL berperan sebagai pelaku utama yang memproduksi, menjual, dan mengembangkan phishing tools secara mandiri. Sementara itu, FYT berperan menyediakan penampungan dan pengelolaan dana hasil dari tindak pidana penjualan phishing tools melalui dompet kripto. Tidak main-main, jumlah korban yang mereka kelabui mencapai 34 ribu orang.
Masyarakat agaknya masih sangat rentan sebagai target penipuan. Bukan hanya daring, terkuaknya kasus penipuan dalam bentuk investasi Bodong Koperasi BLN di Salatiga beberapa hari lalu semakin menguatkan bahwa masyarakat masih mudah dikelabui dengan penipuan-penipuan sejenis.
Di mana titik lemahnya sehingga peristiwa ini masih terus terjadi? Menghadirkan Satgas PASTI OJK, detikSore akan berusaha menganalisis lebih dalam bagaimana cara pencegahan penipuan agar masyarakat tidak dirugikan.
detikSore juga akan mengulas lebih dalam bagaimana perkembangan penyidikan love scam yang ditemukan di Sukoharjo Solo, Jawa Tengah. Kasus ini terungkap dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di ruang digital. Laporan ini kemudian diselidiki Polisi, hasilnya, aparat menemukan operasional penipuan dengan berkedok perusahaan.
Bagaimana informasi terbaru kasus ini? Simak laporan langsung Jurnalis detikJateng selengkapnya.
Jelang petang nanti, detikSore akan menghadirkan sosok-sosok pemeran film Nobody Loves Kay. film yang diangkat dari kisah nyata ini menceritakan perjuangan anak muda dalam mengejar mimpi melalui jalan yang dianggap asing bagi generasi sebelumnya.
Lekat dengan kehidupan anak muda, film ini dinilai dapat menjadi rujukan baru bagaimana seorang anak ingin membuka jalan sendiri bagi hidupnya. Simak obrolan seru di balik produksi film ini dalam detikSore!
Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.
"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"
(vys/gub)











































