Raisah Menjadi Pemarah dan Jaga Jarak Setelah Diculik

Raisah Menjadi Pemarah dan Jaga Jarak Setelah Diculik

- detikNews
Jumat, 09 Nov 2007 10:37 WIB
Raisah Menjadi Pemarah dan Jaga Jarak Setelah Diculik
Jakarta - Maraknya kasus penculikan yang kerap kali terjadi tidak hanya menyisakan trauma bagi keluarga korban. Raisah Ali, gadis cilik berusia 5 tahun yang menjadi korban penculikan pada 15 Agustus 2007 lalu, kini menjadi lebih pendiam.Ayah korban, Ali Said, mengatakan, dulu putri kecilnya itu adalah anak yang ceria dan mudah bergaul dengan orang lain, meski belum dikenalnya. "Raisah masih trauma. Permasalahannya sekarang jadi pemarah dan takut sama orang," kata Ali Said, saat dihubungi detikcom, Kamis (9/11/2007).Bocah yang kini duduk di kelas B TK Al Ikhlas, Jakarta Timur itu, hanya bisa menaruh curiga pada setiap orang yang belum dikenalnya. "Sekarang sama orang jaga jarak. Sebelumnya nggak gitu," tutur pengusaha trading sekaligus Ketua II Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) ini.Meski penculikan anaknya telah berlalu sejak 3 bulan lalu, Ali Said tidak melakukan pengawasan khusus untuk putri sulungnya itu. Hanya saja, kata dia, keluarganya lebih berhati-hati terhadap orang lain. "Biasa sajalah. Kalau ke sekolah diantar pakai mobil," imbuh dia. Setelah penantian yang cukup lama akhirnya vonis terhadap pelaku penculikan akan dibacakan hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur hari ini. Pada pembacaan sidang putusan nanti, dipastikan akan dihadiri orangtua Raisah. Raisah tidak hadir karena sedang bersekolah. (ptr/nrl)


Berita Terkait