DPD: Pangkas Anggaran Pemilu, KPU Ditekan Pihak Tertentu
Jumat, 09 Nov 2007 10:37 WIB
Jakarta - Dipangkasnya anggaran dana Pemilu 2009 dari Rp 49,7 triliun menjadi Rp 10,4 triliun tidak lantas disambut baik. DPD menduga ada pihak tertentu yang menekan KPU."KPU nggak benar juga itu. Akibat tekanan, turun lagi anggarannya," ujar Ketua Pansus RUU Politik DPD Muspani di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (9/11/2007).Menurut Muspani, angka Rp 10,4 triliun itu tidaklah cukup. Apalagi dananya tidak hanya untuk pemilu legislatif, tapi juga eksekutif.Ditambahkan Muspani, angka Rp 49,7 triliun adalah angka yang rasional. Jumlah tersebut tidak sepenuhnya dibebankan ke APBN."Itu nanti ada juga funding-funding dari luar. Jadi tidak semua dibebankankan ke APBN," beber dia.Muspani melanjutkan, angka Rp 49,7 triliun sudah berdasarkan kalkulasi yang matang."Saat ini transportsi mengalami kenaikan. Apalagi kalau di daerah terpencil harus naik ojek. Ada juga yang dianggarkan harusnya pakai mobil, tapi bisanya pakai pesawat. Itu kini yang menjadi pertimbangan," tandas Muspani.
(nik/sss)











































