Sekadar Mencari Tambahan PAD

Lokalisasi Judi di Pulau Bintan

Sekadar Mencari Tambahan PAD

- detikNews
Jumat, 09 Nov 2007 10:26 WIB
Pekanbaru - Pemkab Bintan mengusulkan pembanguan kawasan objek wisata dan perjudian internasional. Kecilnya nilai APBD Bintan menjadi alasan utama.Kecilnya APBD Kabupaten Bintan membuat pemda setempat membuat usulan nyeleneh. Mereka ingin membuat arena perjudian di objek Kawasan Wisata Terpadu Ekslusif (KWTE). Sebuah jalan pintas yang kini menjadi perdebatan sengit di kalangan DPRD Bintan.Menurut Ketua Pansus KWTE dan judi itu, Joko Zakaria dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (9/11/2007), KWTE dibangun untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, wilayah Bintan yang paling potensial untuk mengembamgkan bisnis hanya di bidang pariwisata pantai.Untuk menarik minat turis asing, KWTE dilengkapi fasilitas perjudian. Bila KWTE terwujud maka nantinya Pemda akan menerima uang masuk minimal Rp 800 miliar per tahun. Angka ratusan miliar itu dihitung dari penarikan pajak hotel, wisata pantai, perjudian, dan pajak turis asing."Selama ini nilai APBD Bintan hanya berjumlah sekitar Rp 480 miliar. Bila terbangunan KWTE nantinya terwujud maka hal itu akan mendongkrak nilai APBD kita. Bila ditambahkan dari yang sudah ada, maka nilai APBD kita bisa lebih satu triliun saban tahunnya," terang Joko Zakaria Wakil Ketua DPRD Bintan.Walau demikian, pihak DPRD Bintan sendiri belum dapat memastikan apaklah bisnis wisata dan perjudian ini akan dikabulkan. Sebab, program KWTE yang diajukan Pemda Bintan itu masih dalam pembahasan di tim Pansus DPRD Bintan."Saya kira masih juah untuk memutuskan rencana tersebut. Karena masih perlu pengkajian dari berbagai aspek. Mulai apsek sosial, agama budaya dan apsek legalitas hukum. Ini belum lagi koordinasi dengan pemerintah pusat sendiri," terang Joko. (cha/djo)


Berita Terkait