"Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Gegana Polda DIY, kebakaran dipicu adanya kebocoran gas metana dari septic tank yang saluran pembuangan gasnya tidak sesuai standar sehingga gas masuk ke dalam rumah dan memicu kebakaran," kata Kapolsek Seyegan AKP Pujiono saat dimintai konfirmasi, dilansir detikJogja, Minggu (24/5/2026).
Dari hasil pemeriksaan, Pujiono menjelaskan, peristiwa kebakaran terjadi beberapa kali dalam dua hari.
"Di antaranya membakar bagian pintu kamar mandi dan handuk, kemudian kursi ruang tamu, sebagian kasur kamar, hingga kain di kamar mandi kembali terbakar," ujarnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan hingga pukul 12.00 WIB, tidak ditemukan lagi kebocoran gas metana. Polisi mengimbau pemilik rumah untuk segera mengganti pipa karena septic tank itu juga digunakan untuk pembuangan limbah pemotongan ayam.
"Tim Gegana menyarankan agar septic tank segera dibongkar dan dilakukan penggantian pipa pembuangan sesuai standar keamanan, mengingat septic tank tersebut digunakan untuk limbah rumah tangga sekaligus limbah pemotongan ayam," jelas Pujiono.
Sebelumnya, kebakaran itu pertama kali terjadi pada Sabtu (23/5) malam. Kebakaran itu menghanguskan sejumlah perabotan di rumah tersebut.
"Itu dari Sabtu (23/5) malam jam 12 malam. Awalnya kain yang terbakar. Terus muncul lagi sampai merembet kusen pintu," kata pemilik rumah, Mutfiana, saat ditemui wartawan, Minggu (24/5).
Baca selengkapnya di sini. (idh/dhn)











































