Komplotan Pengutil Dibekuk
Batavia Air Evaluasi Titik Lemah Keamanan
Jumat, 09 Nov 2007 10:16 WIB
Jakarta - Barang-barang milik penumpang Batavia Air kerap menjadi incaran kelompok P Syah yang berhasil digulung Polres Metro Bandara. Batavia senang, namun tetap berupaya terus mencari titik lemah keamanannya.Sebab selama ini, menurut Public Relations Manager Batavia Air Anton Situmeang, aparat keamanan Batavia sudah merapatkan barisan.Mereka disebar di titik-titik yang diduga rawan pencurian. Misalnya area tempat penampungan tas penumpang sebelum dimasukkan ke dalam pesawat yang dijaga ketat."Kita kerahkan aparat mulai penumpang check in sampai tempat pengumpulan barang penumpang. Tapi kayaknya ini sudah sangat terorganisir," ujar Anton kepada detikcom, Jumat (9/11/2007).Karena itu, Batavia akan terus mengevaluasi titik-titik yang dinilai lemah sistem keamanannya untuk menghindari terulangnya lagi pencurian terhadap barang-barang milik penumpang."Kebetulan kemarin staf kita juga memergoki kasus pencurian ini. Setelah itu dilakukan koordinasi dengan polisi. Kita sekarang serahkan kasus ini kepada polisi yang lebih berwenang," ujarnya.Batavia, imbuh dia, tidak punya hak menyelidiki. Sejauh ini pihaknya sebatas melaporkan kejadian yang menimpa penumpang. Namun jika ada penumpang yang menuntut, pihaknya memenuhi tuntutan itu sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak KetigaMengenai pelaku yang merupakan orang dalam, seperti porter, Batavia siap mengevaluasi lagi pihak ketiga yang ditunjuk untuk merekrut porter-porter tersebut.Pihak ketiga yang dimaksud adalah perusahaan outsourcing yang bekerjasama dengan Batavia."Secara internal tentu kita akan evaluasi. Sebab kita sendiri tidak mau repot merekrut orang lagi, karena itu kita tetap perlu pihak ketiga. Tentu sanksi bagi pelaku juga ada," katanya.
(umi/nrl)










































