Heboh Video Pocong Teror Warga Grobogan Jateng, Polisi Pastikan Hoax

Heboh Video Pocong Teror Warga Grobogan Jateng, Polisi Pastikan Hoax

Ardian Dwi Kurnia - detikNews
Senin, 25 Mei 2026 02:36 WIB
Close up of a computer keyboard with word of hoax on the red button
Foto: ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/CreativaImages)
Jakarta -

Warga Grbogan, Jawa Tengah (Jateng) dihebohkan dengan viralnya video teror hantu pocong. Video tersebut beredar di media sosial dan sempat membuat warga resah.

Video tersebut salah satunya diunggah di grup Facebook Info Juwangi Sendangharjo Karangrayung. Salah satu anggota grup bertanya mengenai kebenaran video tersebut.

"Maaf dapat info dari istri apa benar ada kejadian poling (pocong maling) di Ds. Karangsono?" tulis salah satu akun di grup tersebut dilansir detikJateng Senin (25/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unggahan tersebut disertai tangkapan layar percakapan WhatsApp berbahasa jawa mengenai teror pocong bersenjata tajam di wilayah Karangsono, serta video yang berisi diduga hantu pocong mengetuk jendela rumah yang tidak jelas waktu dan lokasinya. Selain itu, akun Instagram @infogrobogan.id juga mengunggah dua tangkapan layar status WhatsApp soal teror hantu pocong yang tidak diketahui lokasinya.

ADVERTISEMENT

Sementara, Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto mengatakan bahwa unggahan tersebut merupakan hoaks.

"Hoax. Dalam postingan tersebut, daerah Karangsono yang dimaksud yaitu daerah Stasiun Karangsono turut Desa Suru, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan," kata Arif saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Arif menyebut pihaknya telah melakukan patroli media sosial. Hasilnya, video serupa diunggah di berbagai media sosial dengan lokasi yang berbeda beda.

"Bahwa dari hasil penelusuran dari berbagai video yang sama dan diposting di berbagai platform media sosial didapati juga berlokasi di wilayah Magelang," ujar Arif.

"Sehingga ada kemungkinan video tersebut dipakai oleh beberapa akun dengan hanya mengganti narasi caption lokasi yang berbeda-beda," lanjutnya.

Menurut Arif, unggahan hantu pocong digunakan oleh sejumlah orang tidak bertanggung jawab untuk mendapat keuntungan pribadi dan menakut-nakuti masyarakat Grobogan.

Lebih lanjut Arif menyampaikan bahwa kini pihaknya tengah berupaya menangkal isu teror pocong di Grobogan melalui Bhabinkamtibmas. Para polisi di desa-desa itu kini berperan aktif untuk memberikan edukasi agar warga tidak resah.

"Mengedepankan peran dari Bhabinkamtibmas Polsek jajaran memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak panik dan resah dalam menyikapi beredarnya isu hantu pocong," pungkas Arif.

Baca selengkapnya di sini.

(dek/dek)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini