Aung San Suu Kyi Siap Berdialog dengan Junta Militer

Aung San Suu Kyi Siap Berdialog dengan Junta Militer

- detikNews
Jumat, 09 Nov 2007 03:42 WIB
Singapura - Usai bertemu dengan utusan khusus PBB Ibrahim Gambari di Yangon, Myanmar, ikon demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi menuliskan pesan. Aung San Suu Kyi mengatakan siap bekerja sama dan berdialog dengan pemerintah junta.Pernyataan ini dibacakan Gambari dalam jumpa pers di Hotel Singapura sesaat setelah kembali dari perjalanan terakhirnya ke Yangon, Myanmar seperti diberitakan AFP, Jumat (9/11/2007)."Untuk kepentingan bangsa, saya siap bekerja sama dengan pemerintah agar proses dialog ini berhasil," kata Aung San Suu Kyi dalam pesannya.Penerima penghargaan Nobel ini menyambut baik peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).Ini pertama kalinya Aung San Suu Kyi mengatakan akan bekerja sama dengan junta sejak dirinya menghabiskan waktu dalam tahanan rumah pada 2003."Saya mengharapkan tahap konsultasi pendahuluan ini akan segera berakhir agar berarti. Dan dialog yang terikat dengan (pemerintah) pimpinan bisa mulai seawal mungkin," ujar Aung San Suu Kyi.Aung San Suu Kyi menjelaskan, dalam dialog dengan junta, dia akan 'dituntun oleh kebijakan dan keinginan' partai politiknya, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), tetapi juga perlu berunding dengan kelompok lain."Pada kali ini, yang diperlukan untuk solidaritas demokratis dan persatuan nasional, kewajiban saya memberikan pertimbangan terus-menerus dan serius kepada minat dan pendapat organisasi politik dan angkatan perang sebisanya, khususnya kebangsaan etnik kami," imbuhnya.Gambari menemui penerima penghargaan perdamaian Nobel pada Kamis 8 November 2007. Misinya berakhir tanpa pertemuan dengan pemimpin junta Jenderal Senior Than Shwe, walau pun utusan PBB menemui beberapa pejabat dan anggota NLD. (mly/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads