Tak Tahan Hidup Miskin, Anak 11 Tahun Bunuh Diri
Kamis, 08 Nov 2007 16:32 WIB
Manila - Tak tahan dengan hidupnya yang serba kekurangan, seorang anak perempuan menempuh jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya. Anak berusia 11 tahun itu gantung diri di rumah gubuknya. Duh!Peristiwa memilukan ini terjadi di Filipina seperti diberitakan koran lokal, Philippine Daily Inquirer, Kamis (8/11/2007).Mariannet Amper meninggalkan sebuah surat dan diary yang menggambarkan hidup dalam kemiskinan."Saya menduga dia melakukan ini karena situasi kami," tutur ayah Mariannet, Isabelo Amper.Dalam surat yang ditemukan di bawah bantal Mariannet setelah kematian anak tersebut, terungkap beberapa keinginan Mariannet yang tidak kesampaian. Mariannet mengatakan dirinya hanya menginginkan sepeda, tas, sepatu baru dan pekerjaan untuk orangtuanya supaya dirinya bisa menyelesaikan sekolah dasar.Dalam diary-nya, Mariannet menulis: "Kami tidak bisa pergi ke gereja karena kami tidak punya uang untuk transpor dan ayah saya demam sehingga saya dan ibu harus mencuci baju untuk memperoleh uang."Pada malam sebelum Mariannet bunuh diri, gadis cilik itu meminta uang kepada ayahnya untuk tugas sekolah. Tapi sang ayah tidak punya uang. Ayah Mariannet sudah beberapa bulan menganggur. Adapun ibunya bekerja paruh waktu di pabrik mie dengan bayaran minim.Hampir 14 persen dari total penduduk Filipina yang berjumlah 87 juta jiwa hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka hanya berpenghasilan kurang dari satu dolar AS sehari.
(ita/nrl)











































