Warga Pondok Indah Kecewa Tak Ditemui Pimpinan KPK
Kamis, 08 Nov 2007 13:27 WIB
Jakarta - Sebelumnya, warga Pondok Indah yang menolak proyek busway berkoar akan ditemui pimpinan KPK. Upaya itu ternyata gagal, mereka hanya disuruh menyerahkan laporan."Pimpinan tak ada yang mau menerima. Katanya harus buat surat dulu," kata kuasa hukum warga Pondok Indah Eggi Sudjana, usai menyerahkan laporan dugaan korupsi proyek busway di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (8/11/2007).Sepuluh orang perwakilan warga Pondok Indah ini hanya diterima bagian pengaduan KPK. Mereka menyerahkan resume dugaan korupsi proyek busway.Menurut Eggi, proyek busway tersebut dilakukan tanpa amdal. Masyarakat pun tak pernah diminta bicara mengenai proyek tersebut."Padahal dalam pengajuan amdal, masyarakat harus dilibatkan. Dugaan kita, tak mungkin proyek berjalan tanpa ada amdal. Jika berjalan, pasti ada KKN di dalamnya," tegas Eggi.Setelah dari KPK, warga Pondok Indah ini melanjutkan upaya melawan proyek busway dengan cara menemui Presiden SBY dan DPR. Namun mengenai waktunya, Eggi belum menyebutkan.
(aba/ana)











































