Nasib 4.500 Warga Meruya Selatan Belum Jelas
Kamis, 08 Nov 2007 12:21 WIB
Jakarta - Setelah 1.500 warga Meruya Selatan memutuskan berdamai dengan PT Porta Nigra, 4.500 orang warga lainnya belum memutuskan sikap terkait sengketa tanah ini.4.500 Orang ini tidak ikut membawa kasus kisruh tanah tersebut ke meja hijau."Macem-macem alasannya, ada 1001 alasan. Ada yang bilang nggak ada urusan, tanah ini sudah diwariskan turun temurun. Ada yang yakin tanahnya tidak bakal dievakuasi, dan ada yang merasa tidak membisniskan tanahnya," kata Sekretaris Forum Komunikasi Masyarakat Meruya Selatan (FKMMS) Johannes di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jalan S Parman, Jakarta Barat, Kamis (8/11/2007).Menurut dia, FKMMS akan tetap eksis membela masyarakat Meruya Selatan. "Kita tidak hanya membela 1.500 orang, tetapi semuanya. Kita buat forum atas dasar kebersamaan. Kita juga pikirkan 4.500 yang lainnya," ujarnya.Johannes pun mengaku tidak ada masalah dengan keputusan 1.500 orang warga yang berdamai dengan PT Porta Nigra."Kita hanya minta tidak dieksekusi sesuai ketetapan MA dan itu sudah ada. Kalau ada yang ringkes, kenapa yang lama," cetus Johannes.
(aan/sss)











































