Rawat Perampok Uang BCA, RS Kartika Asih Dijaga Ketat
Kamis, 08 Nov 2007 12:07 WIB
Bandung - Dua anggota komplotan perampok uang BCA, Eva dan Ramlan, masih dirawat intensif di RS Polri Kartika Asih. Ruang rawat keduanya di jaga ketat.Menurut pantauan detikcom di RS Polri Kartika Asih, Jl M Toha, Bandung, Kamis (8/11/2007), 4 personel polisi berseragam dan bersenjata lengkap berjaga-jaga di depan kamar rawat inap tahanan.Sejumlah personel polisi yang tidak berseragam juga tampak hilir mudik. Saat detikcom mencoba mengajaknya berbincang-bincang, tak satu pun yang mau membuka mulut.Suasana serupa juga terlihat di instalasi kamar jenazah RS Polri Kartika Asih. Kamar jenazah RS tersebut terkunci rapat. Namun seorang sopir ambulans yang enggan disebutkan namanya memastikan jenazah Sulis, salah satu anggota komplotan perampok yang tewas, masih berada di RS Kartika Asih."Saya yakin jenazahnya masih di sana (kamar jenazah). Sebab dari tadi tidak ada pengiriman jenazah keluar," ujarnya.Sulis cs ditangkap di Jl Cipacing, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu 7 November sekitar pukul 11.40 WIB. Penangkapan komplotan yang dikenal sadis ini diwarnai baku tembak yang menyebabkan Sulis tewas, dan dua anggota komplotan lainnya, yakni Eva serta Ramlan luka tembak.Peristiwa itu juga menyebabkan Brigadir Zakaria luka parah. Dia terkena tembakan di lengan, dada dan perut.
(djo/nrl)











































