Dari Pesisir hingga Pabrik Gula Candi, Wisata Sidoarjo Makin Semarak

Dari Pesisir hingga Pabrik Gula Candi, Wisata Sidoarjo Makin Semarak

Aprillia Devi - detikNews
Kamis, 21 Mei 2026 16:49 WIB
Disporapar Sidoarjo
Foto: Dok. Disporapar Sidoarjo
Sidoarjo - Di Kabupaten Sidoarjo, ada banyak pilihan wisata menarik yang bisa jadi destinasi bersama keluarga. Mulai dari wisata pemancingan, wisata bahari, hingga wisata heritage dan edukasi.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan Sidoarjo memiliki potensi wisata yang beragam dan terus dikembangkan agar semakin menarik dikunjungi masyarakat.

"Sidoarjo punya banyak wisata yang bisa dinikmati bersama keluarga. Salah satunya wisata pemancingan yang cukup banyak tersebar di beberapa wilayah. Pengunjung bisa memancing sambil menikmati suasana santai bersama keluarga," ujar Subandi, Rabu (20/5/2026).

Selain wisata, Sidoarjo juga dikenal dengan potensi perikanannya yang besar. Berbagai kuliner khas berbahan ikan dan hasil tambak menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

"Sehingga banyak kuliner khas yang berbahan dasar ikan dan hasil tambak. Mulai dari bandeng, udang, hingga berbagai olahan seafood segar yang memiliki cita rasa khas," imbuh Subandi.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo Yudhi Iriyanto menyebut sejumlah destinasi favorit wisatawan saat ini di antaranya Candi Pari, kawasan pesisir Tlocor hingga Pulau Lusi.

"Nah salah satunya memang saat ini yang cukup menarik itu di Candi Pari. Kemudian kalau wisata pesisir biasanya teman-teman ke Tlocor, ke Pulau Lusi, itu intensitas kunjungannya juga lumayan," kata Yudhi.

Untuk wisata edukasi, Museum Mpu Tantular masih menjadi tujuan favorit pelajar. Selain itu ada pula wisata heritage seperti Candi Dermo, Candi Sumur, hingga Candi Tawangalun.

Pemkab Sidoarjo juga terus menggencarkan promosi wisata lewat media sosial serta sejumlah program unggulan. Seperti ada program Outdoor Learning yang mengajak pelajar berwisata sambil belajar ke berbagai destinasi di Sidoarjo.

"Kalau ke selatan biasanya ke Candi Pari terus ke Tlocor. Kalau ke utara biasanya ke Museum Mpu Tantular, Rumah Pintar Juanda sampai Museum Marinir. Itu juga banyak dikunjungi," jelasnya.

Tak hanya itu, ada pula program Government Tourism yang mengajak pelajar mengenal kantor pemerintahan di lingkup Kabupaten Sidoarjo. Sedangkan untuk sektor industri, Disporapar juga mengembangkan Industrial Tourism dengan menggandeng sejumlah perusahaan.

Upaya tersebut berdampak positif terhadap jumlah kunjungan wisata. Pada 2025 lalu, target kunjungan wisata Sidoarjo yang ditarget sekitar 980 ribu wisatawan berhasil terlampaui menjadi lebih dari 1 juta kunjungan.

"Alhamdulillah tahun 2025 target kami terlampaui jadi 1.011.000 kunjungan. Tahun 2026 ini kami targetkan bisa mencapai 1,2 juta kunjungan," ujar Yudhi.

Tahun ini, Pemkab Sidoarjo juga fokus mengangkat potensi wisata bahari di kawasan pesisir, seperti di Sedati Timur. Salah satu yang kembali dikenalkan yakni Wisata Bahari Curah Asmoro di Desa Tambak Cemandi.

Di kawasan itu, wisatawan bisa menikmati suasana pesisir hingga melihat ubur-ubur laut yang unik.

"Kalau agak masuk ke tengah itu bisa lihat ubur-ubur laut. Bentuknya unik dan tidak gatal. Ini menjadi PR kami untuk terus kami up terkait wisata bahari," katanya.

"Curah Asmoro ini di Desa Tambak Cemandi. Dari pihak pemerintah desa sudah mendirikan pos pemberangkatan (untuk naik perahu). Ada kafe dan sebagainya. Kalau misalnya mau ke arah pesisir mereka antar melalui Bumdes di Desa Tambak Cemandi," tambah Yudhi.

Selain Curah Asmoro, wisata bahari lain yang juga dikembangkan yakni Dewi Sekardadu Kepetingan. Pemkab kini berkolaborasi dengan Pokdarwis dan desa setempat untuk mendukung fasilitas transportasi wisatawan menuju kawasan pesisir.

Di kawasan pesisir juga ada berbagai kuliner khas yang bisa dinikmati, salah satunya bandeng cabut duri.

"Di Sedati timur juga ada yang namanya Kampung Cabut Duri Ikan Bandeng," tutur Yudhi.

Menariknya lagi, wisata heritage di kawasan Pabrik Gula Candi juga mulai ramai diminati. Pemkab Sidoarjo bersama komunitas Tilik Mburi menghadirkan wisata keliling pabrik gula yang disambut antusias masyarakat.

"Alhamdulillah dari pihak PG itu membuka ruang untuk kolaborasi dengan teman-teman Tilik Mburi, wisata keliling pabrik gula. Itu antusiasnya luar biasa. Rencananya dari Konjen Jerman, Belanda, dan Inggris yang ada di Surabaya mau kesana di bulan Juni," pungkas Yudhi.

Dengan ragam pilihan wisata mulai dari alam, bahari, sejarah hingga kuliner, Sidoarjo menawarkan pengalaman liburan lengkap dan menarik dikunjungi.

Tonton juga video "Melihat Tradisi Sakral Manten Tebu Jelang Buka Giling Pabrik Gula"

(akn/ega)



Berita Terkait