'KTP Ketinggalan di Rumah' Jadi Senjata Buruh Cengkareng

'KTP Ketinggalan di Rumah' Jadi Senjata Buruh Cengkareng

- detikNews
Kamis, 08 Nov 2007 10:16 WIB
KTP Ketinggalan di Rumah Jadi Senjata Buruh Cengkareng
Jakarta - Pabrik-pabrik di Cengkareng, Jakarta Barat ditelusuri untuk mencari pendatang gelap di Jakarta. Buruh-buruh mengeluarkan 'senjata' andalan menangkal Operasi Yustisi Kependudukan (OYK). Buruh pun kompak beralasan KTP ketinggalan di rumah.30 Buruh pabrik garmen 'terjaring' dalam OYK yang digelar di pabrik garmen 'Dragon Phoenix', Jalan Sejahtera, RT 03 RW 01, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (8/11/2007).Wajah para buruh yang mayoritas perempuan ini terkejut saat didatangi 5 pegawai kecamatan, Satpol PP, polisi dan TNI. Petugas mendatangi para buruh yang sedang sibuk menjahit.Nah... saat diperiksa, hanya 20 dari 50 buruh yang dapat menunjukkan KTP."Permisi Pak, saya ketuanya di sini. Saya mewakili teman-teman, semua tidak bawa KTP karena ketinggalan di rumah. Rumah mereka ada di Tangerang, Muara Angke, Pluit," kata Rohali.Perkataan Rohali tidak langsung dipercaya petugas dari Kecamatan Cengkareng. "Ah yang benar. Memang kalau kerja nggak bawa KTP, lalu gimana kalau kecelakaan, kehilangan. Ayo tunjukkan. Kalau tidak, ke kecamatan saja biar didata," ujar petugas itu."Ya sudah Pak, kita ke kecamatan saja, sebab benar-benar tidak bawa," kata Rohali lagi.Pemandangan yang berbeda terjadi di pabrik kacamata, Jalan Masjid Nurul Huda, Cengkareng, Jakarta Barat.735 Karyawan diperiksa secara bergilir. Masing-masing 10 karyawan diminta menunjukkan KTP-nya."Anak-anak suruh keluar saja. Yang nggak punya, tangkepin saja, bawa ke kecamatan. Disuruh bikin saja kok rewel," kata supervisor pabrik kacamata, Thamrin.Ternyata semua karyawan yang mayoritas berusia 30 tahunan itu dapat menunjukkan KTP. Aman...!Petugas masih menyebar dan menyisir di Kelurahan Kosambi, Kelurahan Kapuk, Kelurahan Cengkareng Timur, Kelurahan Cengkareng Barat, Kelurahan Duri Kosambi dan Kelurahan Rawa Buaya. (aan/sss)


Berita Terkait