2 Bus Transjakarta Tabrakan di Depo Kampung Rambutan, Bodi dan Kaca Pecah

2 Bus Transjakarta Tabrakan di Depo Kampung Rambutan, Bodi dan Kaca Pecah

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Kamis, 21 Mei 2026 15:43 WIB
Dua bus Transjakarta tabrakan di Depo Kampung Rambutan.
Dua bus Transjakarta tabrakan di Depo Kampung Rambutan. (Dok. Screenshot)
Jakarta - Dua unit bus Transjakarta tabrakan di area Depo Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Akibat kejadian itu, salah satu bus mengalami kerusakan pada bagian bodi hingga kaca.

Kejadian itu terekam dan beredar luas di media sosial. Dilihat detikcom dari media sosial Instagram pada Kamis (21/5/2026), terlihat kondisi salah satu unit mengalami kerusakan cukup parah.

Dalam video yang viral, tampak bagian bodi dan kaca salah satu bus pecah akibat benturan keras dengan unit bus Transjakarta lainnya. Insiden diduga melibatkan seorang pramusapa yang mengemudikan salah satu bus di dalam kawasan depo.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, membenarkan adanya insiden yang melibatkan dua bus tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (19/5).

"Transjakarta membenarkan adanya insiden yang melibatkan dua unit bus di area Depo Kampung Rambutan pada Selasa, 19 Mei 2026," kata Ayu saat dihubungi, Kamis (21/5).

Bus Sedang Tak Beroperasi

Ayu memastikan saat insiden terjadi, kedua armada sedang tidak beroperasi melayani penumpang. Karena itu, tidak ada pelanggan di dalam bus saat kejadian berlangsung.

"Akibat kejadian tersebut, salah satu armada mengalami kerusakan pada bagian bodi dan kaca. Kami memastikan bahwa saat insiden terjadi, kedua bus sedang tidak pelayanan. Oleh karena itu, tidak ada pelanggan di dalam bus, serta tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini," ujarnya.

Saat ini, Transjakarta masih melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Sebagai tindak lanjut, pramusapa yang diduga terlibat telah dinonaktifkan dari seluruh ekosistem Transjakarta sejak hari kejadian.

"Saat ini, kami sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden tersebut. Sebagai langkah tegas, pramusapa yang diduga terlibat telah dinonaktifkan dari seluruh ekosistem Transjakarta terhitung sejak hari kejadian," jelasnya.

Transjakarta juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden itu. Pihaknya menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperketat aspek keselamatan dan keamanan operasional.

"Transjakarta menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kejadian ini menjadi evaluasi penting bagi kami, dan kami berkomitmen untuk terus memperketat aspek keselamatan, keamanan, serta kualitas pelayanan bagi seluruh pelanggan setia Transjakarta," imbuhnya.

Tonton juga video "Bus TransJ Koridor 13 Adu Banteng di 'Jalur Langit'"

(bel/dek)



Berita Terkait