AS Pegang Rekor Aksi Koboi di Sekolah

AS Pegang Rekor Aksi Koboi di Sekolah

- detikNews
Kamis, 08 Nov 2007 04:49 WIB
Paris - Penembakan brutal kerap terjadi di area yang seharusnya steril dari senjata api, yakni kampus dan sekolahan. Korbannya pun tentu murid dan mahasiswa yang punya masa depan.Dari serangkaian kasus yang ada, pelaku penembakan rata-rata bunuh diri setelah menghabisi mangsanya. Amerika Serikat menjadi negara yang paling sering terjadi kasus itu.Berikut data kasus penembakan di sekolah di dunia dalam 2 dasawarsa terakhir yang dikutip dari AFP, Rabu (7/11/2007).1. Januari 1989. Seorang laki-laki berusia 24 tahun meletupkan senjata di sebuah playgroup di Stockton, California. Tindakannya telah menghilangkan nyawa 5 anak dan nyawanya sendiri.2. Desember 1989. Seorang laki-laki yang menaruh dendam terhadap gerakan feminis menembak 14 perempuan di Universitas Montreal di Quebec, Kanada. Ia pun menyusul bunuh diri.3. Maret 1996. 16 pelajar usia 4 sampai 5 tahun dan guru mereka tewas diserang seorang pria bersenjata di Dunblane, Skotlandia. Pelaku pun mengakhiri hidupnya.4. April 1996. 7 orang membunuh 7 anak usia 7 sampai 17 di dua sekolah yang berbeda di kota Meitian, provinsi Hunan, China.5. Maret 1997. 6 warga negara Yaman veteran perang Afghanistan 'bermain' senjata di dua sekolah di kota Saana. Mereka membunuh 6 orang, 4 di antaranya pelajar.6. Maret 1998. 2 pemuda menembak mati 4 orang gadis dan seorang guru perempuan di sekolah menengah di Jonesboro, Arkansas, AS.7. April 1999. Pemuda bersenjata membunuh 12 pelajar dan seorang guru sekolah menengah Columbine, Littleton, Colorado, AS. Mereka lantas kompak bunuh diri.8. June 2001. Seorang laki-laki tega menganiaya hingga tewas 8 anak yang duduk di bangku sekolah dasar di Tokyo, Jepang.9. April 2002. Seorang murid di Jerman marah karena diusir dari sekolahnya. Lantas ia masuk ke sekolah dan menembak mati 16 orang, 12 di antaranya adalah guru.10. November 2004. Seorang pria berusia 21 tahun masuk ke sebuah sekolah di provinsi Hunan, China. Ia membunuh 8 murid dan melukai 4 murid lainnya.11. Maret 2005. Pemuda berusia 16 tahun membunuh 2 anggota keluarganya di Minonesota, AS. Tak puas, ia pun pergi ke sekolahnya dan menghabisi nyawa 5 temannya, 1 guru, 2 satpam, dan nyawanya sendiri.12. Oktober 2006. Seorang pria masuk ke sebuah sekolah milik komunitas Amish di Nickel Mines, Pennsylvania, AS. Ia lalu menembak 11 gadis, 5 di antaranya tewas terkapar.13. April 2007: Cho Seung-Hui (23), mahasiswa Universitas Virginia Tech, AS, melakukan penembakan brutal di kampusnya. Tembakannya mengenai 33 orang. 10 di antaranya tewas, termasuk mahasiswa asal Indonesia, Partahi Mamora Halomoan Lumbantoruan (34).14. November 2007. 7 pelajar dan seorang kepala sekolah tewas dalam penembakan yang dilakukan oleh murid sebuah sekolah di Finlandia. Setelah menembak pelaku mencoba bunuh diri, namun gagal dan dilarikan ke rumah sakit. (irw/ary)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads