Bhutto Tantang Musharraf
Kamis, 08 Nov 2007 01:11 WIB
Islamabad - Mantan PM Benazir Bhutto menyerukan agar rakyat Pakistan bergabung dalam aksi menentang kebijakan keadaan darurat yang diberlakukan Presiden Pervez Musharraf."Saya menyerukan kepada rakyat Pakistan untuk tampil ke depan. Kita diserang," kata Bhutto seperti dikutip dari AFP, Rabu (7/11/2007).Meski polisi mengancam akan menindak tegas aksi itu, namun Bhutto tetap akan memimpin langsung di Rawalpindi pada Jumat 9 November mendatang. Selain itu, Bhutto juga menyerukan gerakan long march pada 13 November dari kota Lahore di timur negara itu ke Islamabad.Selain itu, Bhutto juga mengajak semua kekuatan politik untuk bergabing dalam aksi tersebut. "Saya menyerukan kepada semua kekuatan politik untuk bergabung dan saya akan ke Lahore. Saya menginginkan mereka bergabung dengan kita dan kita akan melakukan jalan kaki pada 13 Nopember dari Lahore ke Islamabad," katanya. Sebelumnya, Presiden Musharaf membekukan konstitusi Pakistan dan langsung menyatakan negara dalam keadaan darurat. Musharraf menilai serangan militan telah meningkat dan lembaga yudikatif telah campur tangan dalam politik.Sebelumnya disebutkan bahwa pihak yudikatif Pakistan dikabarkan akan mengeluarkan keputusan untuk membatalkan kemenangan Musharaf pada pemilu yang digelar Oktober lalu.
(ary/ary)











































