KSAL Baru Manut Program Pendahulu

KSAL Baru Manut Program Pendahulu

- detikNews
Rabu, 07 Nov 2007 16:18 WIB
KSAL Baru Manut Program Pendahulu
Jakarta - Sama seperti pendahulunya, pengembangan alutsista dan pangkalan TNI AL menjadi fokus prioritas KSAL Laksamana Sumardjono. Tapi tentu saja pelaksanaan progam itu tergantung kemampuan keuangan negara. "Prinsipnya saya meneruskan langkah pendahulu. Tapi kita lihat lagi mana yang prioritas karena kita tahu APBN kita cekak. Kalo kita tidak bisa membiayainya juga, ya rencana tinggal rencana. Jadi kita sesuaikan dengan kemampuan itu," ujar Laksamana Sumardjono. Hal tersebut ia sampaikan menjawab pertanyaan wartawan usai pelantikannya sebagai KSAL menggantikan Laksamana Slamet Subijanto oleh Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/11/2007). Sumardjono menjelaskan, prioritas pengembangan pangkalan adalah pangkalan yang berada di garis perbatasan. Pangkalan yang rata-rata berukuran kecil tersebut akan dikembangkan sehingga mempunyai kemampuan besar. "Lebih baik kita meningkatkan kualitas. Kecil tapi dia mempunyai kemampuan yang besar. Saya kira akan lebih bagus," imbuh mantan ajudan Presiden Soeharto itu. Mengenai alutsista, KSAL memastikan akan meneruskan program penambahan armada. Arah pengembangan ke depan adalah meningkatkan kemandirian TNI AL dengan cara mengurangi ketergantungan terhadap produk buatan luar negeri. Sayangnya, ia tidak mempunyai jawaban tegas mengenai keberadaan calo-calo proyek pengadaan alutsista. Sepenuhnya ia menyerahkan penanganan masalah itu pada Dephan. "Saya kira itu bukan bagian saya. Silahkan saja tanyakan ke Dephan," kelitnya. (lh/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads