3 Anggota Komplotan Perampok BCA Dirawat di 2 RS Berbeda

3 Anggota Komplotan Perampok BCA Dirawat di 2 RS Berbeda

- detikNews
Rabu, 07 Nov 2007 15:55 WIB
Bandung - Komplotan tersangka perampok yang terlibat baku tembak dengan polisi di Jl Cipacing, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, berjumlah 3 orang (sebelumnya disebutkan 4). Ketiga dirawat di dua RS berbeda."Mereka dua pria dan 1 wanita. Ketiganya DPO Polda Jawa Barat, Polda Lampung dan Polda Metro Jaya," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Sunarko Danu Ardanto saat memberikan keterangan pers di Mapolda Jawa Barat, Jl Soekarno-Hatta, Bandung, Rabu (7/11/2007).Sunarko menjelaskan, ketiganya terlibat dalam berbagai kasus pencurian dengan kekerasan di wilayah Lampung, Jawa Barat, dan Jakarta. Mereka dibuntuti sejak 3 bulan terakhir dan diketahui berada di daerah Sumedang.Menurut Sunarko, penangkapan dilakukan sekitar pukul 11.40 WIB. Saat polisi menyalip dari sebelah kiri, tiba-tiba ada tembakan dari mobil komplotan perampok tersebut. Tembakan itu mengenai anggota polisi yakni Brigadir Zakaria.Selanjutnya terjadi baku tembak, hingga akhirnya polisi berhasil melumpuhkan ketiganya. Polisi menyita satu pucuk pistol jenis Bareta, peluru dan dua buah HP. Sunarko enggan menjelaskan identitas lengkap masing-masing anggota tersangka komplotan perampok tersebut. Termasuk soal kabar bahwa salah satunya merupakan pasangan suami istri. "Masih kita dalami," tutur Soenarko.Namun sumber detikcom di Polda Jawa Barat menyebutkan, ketiga komplotan tersebut adalah Ramlan Bustomi, Sulis alias Djoko dan Eva. Sumber itu juga membenarkan ketiga orang ini adalah DPO kasus perampokan mobil pengisi ATM BCA di Cawang, Jakarta Timur 8 Oktober 2006 lalu. Mobil itu membawa uang sekitar Rp 3 miliar.Brigadir Zakaria dan Eva saat ini dirawat di RS Hasan Sadikin Bandung. Sedangkan Sulis dan Ramlan dilarikan ke RS Kartika Asih. (djo/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads