Pilih Revolusi Transportasi Atau Macet Total 2014?
Rabu, 07 Nov 2007 15:10 WIB
Jakarta - Jumlah kendaraan yang tinggi menyebabkan kemacetan di Jakarta, apalagi sejak pembangunan jalur busway. Padahal busway dirancang untuk mengatasi kemacetan. Jika tidak, pada 2014 Jakarta akan macet total."Kalau tidak melakukan revolusi transportasi, baik dengan menyediakan transportasi umum seperti busway, subway, monorel, maka 2014 Jakarta akan macet total atau mandek," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2007).Menurut Prijanto, busway hanyalah satu upaya untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Bukan satu-satunya solusi mengatasi macet."Jangan langsung dipersepsikan seperti itu. Transportasi itu kan alternatif untuk atasi macet. Tapi bukan hanya itu yang bisa dilakukan, ada lagi," ujarnya.Prijanto menjelaskan, upaya lain untuk mengatasi kemacetan seperti pembatasan kendaraan, pembatasan umur dan keluaran tahun kendaraan, serta pelarangan mengeluarkan STNK baru."Kalau dihitung-hitung, kita itu kendaraan umumnya baru 2 persen dari seluruh kendaraan," tandas dia.Selain masalah kemacetan, lanjut Prijanto, yakni masalah banjir. Memasuki musim penghujan, Pemprov DKI telah melakukan antisipasi mengatasi banjir di Jakarta. Seperti pengerukan di Kali Cideng, Ciliwung bawah dan Muara Angke. Selain itu Pemrov juga menambah pompa-pompa."Jadi semua upaya penanggulangan banjir bukan dadakan. Namun, kalau banjir tetap terjadi, pasti ada faktor lain," pungkasnya.
(mly/sss)











































