Duh! Berasa Jatuh Tertimpa Tangga Melintasi Pondok Indah
Rabu, 07 Nov 2007 13:19 WIB
Jakarta -
Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Begitu rasanya jika melintasi arteri Pondok Indah. Pembetonan busway sudah membuat macet, eh... masih harus kena galian kabel optik pula.Meski bakal kena macet parah, masih banyak pengendara kendaraan roda empat dan dua yang mau atau terpaksa melintasi jalan arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan. Bisa terbayang dengkul pegal menginjak kopling dan gas bergantian. Satu per satu mengantre untuk melintas di jalan yang kini hanya ada satu lajur.Sudah hanya satu lajur, di bahu jalan masih ada pengerukan tanah. Ini bisa dilihat di bahu jalan yang menuju ke Lebak Bulus. Puluhan kuli bangunan giat menggali tepian jalan di antara pohon palem yang malang. Kalau habis hujan, becek bukan kepalang.Sementara pembetonan lajur Busway belum juga usai. Mau tidak mau, ya harus super hati-hati. Bagi pengendara mobil pribadi harus hati-hati agar body mobil tidak kena beton, pengendara motor harus super hati-hati dengan jalan yang becek jika tidak mau terpeleset."Bingung juga. Nggak habis pikir, pemerintah bikin susah warganya sendiri. Gubernurnya harus pindah ke Ciputat saja, biar tiap hari tahu kesusahan warganya," ucap Roni, pengendara roda dua yang biasa mondar-mandir di jalan tersebut sebagai kurir perusahaan, Rabu (7/11/2007).Tak ayal, bila sore hari musim karyawan pulang kantor, kepadatan di ruas jalan tersebut makin menggila. Terlebih bila diguyur hujan, kemacetan tambah merajalela."Kemarin, habis hujan dari Graha Ericsson sampai Lebak Bulus hampir satu jam. Gila normalnya 30 menit saja nggak sampai," imbuh Roni. Padahal Roni menggunakan sepeda motor yang biasa nyelip-nyelip, namun tetap saja terkena macet. Pusiiiing...
(Ari/ana)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































