Hal itu disampaikan Agus saat menghadiri acara peluncuran fasilitas rumah ASN Kemenimipas di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/5/2026). Agus awalnya menyinggung pentingnya kesabaran dalam menjalankan program, termasuk berbagai kegiatan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan.
"Memang kadang-kadang kita ini nggak sabaran. Kalau pekerjaan yang kita kerjakan di pemasyarakatan dari mulai gudang, tanam, kemudian kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, memang nggak bisa dinikmati sekarang," ujar Agus dalam sambutannya, Selasa (19/5).
Ia mencontohkan sebuah usaha membutuhkan proses dan waktu hingga akhirnya menghasilkan keuntungan. Namun, menurut dia, progres dari program tersebut tetap dapat terlihat.
"Kalau ditanya Pak Machmud, investor itu kira-kira udah ada untungnya belum? Belum? Nah. Tapi progresnya kelihatan. Artinya, untuk kita yang lingkup kecil ini yang harus kita sama-sama kita sadari. Harap bersabar gitu ya," tambahnya.
Agus kemudian memuji berbagai program Prabowo yang dinilai menyentuh langsung masyarakat, seperti sekolah rakyat gratis hingga pembangunan kampung nelayan. Menurut dia, hasil dari program tersebut memang tak bisa dinikmati secepat mungkin.
"Artinya, kalau Bapak Presiden dengan program-programnya yang menyentuh masyarakat luar biasa, sekolah rakyat gratis, memang kan tidak bisa dinikmati sekarang. Ya kalau ditanya apa bisa kita nikmati sekarang? Nggak bisa. Kampung nelayan 5.000 lebih, yang namanya kampung nelayan pasti kan jauh-jauh tempatnya. Tapi apakah progresnya kalau terbangun dengan baik ini kan progresnya akan kelihatan," tuturnya.
Ia juga mengungkapkan pernyataan Prabowo saat kunjungan di Jawa Timur yang mengatakan manfaat program-program tersebut ada kemungkinan baru dirasakan pemerintahan berikutnya.
"Bahkan kemarin pada saat beliau di Jawa Timur. Beliau sampaikan mungkin nanti yang akan menikmati adalah pemerintahan 10 tahun mendatang. Delapan setengah tahun mendatang ya, karena udah berjalan 1 setengah tahun," ucapnya.
Agus menegaskan sebuah usaha tidak mungkin langsung menghasilkan keuntungan secara instan. Ia pun menyinggung bahwa jalan pintas justru berisiko melanggar hukum.
"Artinya, memang tidak bisa menikmati upaya yang kita, demikian juga usaha. Usaha nggak akan mungkin bisa langsung untung, kecuali jual narkoba. Tapi risikonya masuk penjara, salah-salah hukumannya mati, hukumannya seumur hidup," tambahnya.
Menurut Agus, selama sebuah program memiliki tahapan yang jelas dan progres yang terlihat, hasilnya pada akhirnya akan dapat dirasakan.
"Apa untungnya seperti itu? Tapi dengan kegiatan usaha yang progresnya kelihatan, jelas tahapannya. Ini akan memberikan harapan kepada kita bahwa apa yang kita kerjakan lambat laun akan memberikan hasil yang bisa dirasakan oleh kita pribadi," tuturnya.
"Bila kita melaksanakan semua maka kita akan bisa memberikan kontribusi bagi terwujudnya Indonesia yang maju pada masa yang akan datang," tutupnya.
Lihat juga Video: LSI Denny JA: 9 Program Prabowo Dapat Reaksi Positif, MBG Primadonanya
(dvp/eva)











































